Covid-19, DPRD Jabar , Pembatasan Kegiatan Hanya untuk Kegiatan dalam Gedung

Jawa Barat —Selasa, 19 Jan 2021 08:14
    Bagikan:  
Covid-19, DPRD Jabar , Pembatasan Kegiatan Hanya untuk Kegiatan dalam Gedung
Kepala Bagian Humas dan Protokol DPRD Provinsi Jabar Yedi Sunardi. (foto:Aris)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) menerapkan pembatasan kegiatan dalam gedung atau work from home (WFH), menyusul 24 personel, termasuk anggota keluarga Covid-19.

Ke-24 personil Covid-19, terdiri dari 7 PNS, 3 Non PNS dan 14 anggota keluarga PNS dan Non PNS Setwan DPRD Jabar. Terhadap mereka yang terpapar sudah menjalani isolasi mandiri di RS Darurat Secapa AD.

Sekretaris DPRD Jabar, Ida Wahida Hidayati melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol DPRD Provinsi Jabar Yedi Sunardi mengatakan WFHnya menggunakan ketentuan, 25 persen.

"Yang ngantor hanya 25 persen saja, dilakukan secara bergantian," katanya Senin (18/01/2021).


BACA JUGA  : Polres Cianjur dan TNI Grebek Kios yang Diduga Jual Beli Pil Psikotropika


Yedi menjelaskan, penerapan WFH ini sudah dilakukan sejak Senin,11 Januari 2021, lalu. Namun tidak disebutkan, sampai kapan kegiatan tersebut berakhir.


WFH terang Yedi, berlaku bagi pegawai yang ngantor di Gedung Setwan, terkecuali yang berkegiatan di luar. Jadi, pembatasan kegiatan hanya dilakukan, untuk aktivitas di dalam gedung Dewan. 

"Untuk aktivitas di luar gedung tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," ujarnya.





Ditegaskan Yedi, dalam setiap kegiatan di luar,  misalkan rapat kerja atau kunjungan kerja maka Anggota DPRD dan pegawai selalu dicek  dengan rapid antigen atau pun swab test. 

"Sehingga, kesehatan mereka dapat terpantau terus," ungkapnya.

Soal, kenapa tidak dilakukannya lock down seperti pada 25 Agustus 2020 lalu. Yedi menyebutkan. Mungkin ada pertimbangan lain dari pimpinan.


"Seperti dengan menerapkan WFH sudah cukup, agar layanan kepada masyarakat tetap dapat dilaksanakan," jelasnya.

Untuk menjamin kesterilan, gedung menurut Yedi juga, sudah disemprot dengan desinfektan.

"Hal tersebut, sudah menjadi protap Bagian Umum untuk melakukan penyemprotan berkala dan penyemprotan insidentil setiap ada kejadian," pungkasnya.(Aris)




Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait