Sampul Komik Tintin Bertualang ke China Terjual Rp 66 M

Gaya Hidup —Selasa, 19 Jan 2021 12:51
    Bagikan:  
Sampul Komik Tintin Bertualang ke China Terjual Rp 66 M
(foto: AP Photos)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Minggu ini, pelelangan sampul komik legendaris Tintin yang berjudul The Blue Lotus memecahkan rekor dengan terjual senilai Rp 66 miliar. Pada awalnya, komik tersebut dijual dengan harga Rp 51,4 miliar.

Dilansir dari Associated Press, mereka melaporkan sampul dari komik tersebut memecahkan rekor seni buku komik termahal sepanjang sejarah.

Lukisan yang menjadi sampul dasar The Blue Lotus tersebut digambar pada tahun 1936 menggunakan tinta China yakni guas.

Akan tetapi, teknik yang digunakan dinilai terlalu rumit dan mahal untuk mereproduksi dan distribusi secara massal. Penerbit Casterman pun meperbanyak sampul dengan teknik pencetakan empat warna.

 

BACA JUGA : Hujan Es dan Angin Puting Beliung Akibatkan Tiga Desa Terisolir di Kecamatan Pasirkuda Kabupaten Cianjur

 

Digambar Ulang Herge

Komikus Herge kemudian menggambar ulang agar terlihat lebih simpel dan bisa diproduksi secara massal.

Herge juga memberikan versi yang ditolak kepada ahli waris penerbitnya, Jean-Paul Casterman. Versi langka ini pun tetap bersama dengan keluarga sejak saat itu sampai sekarang.

Sampul langka komik Tintin itu sebenarnya hanya salah satu dari lima gambar berwarna yang dibuat oleh Herge.

 

BACA JUGA : Polres Cianjur dan TNI Grebek Kios yang Diduga Jual Beli Pil Psikotropika

 

Layak Masuk Rekor Dunia

Pakar komik rumah lelang Artcurial, Eric Leroy, mengatakan karena keunikannya, mahakarya seni komik legendaris Tintin layak masuk rekor dunia.

"Saat ini, pasar komik strip dalam keadaan sehat," ungkap Eric Leroy.

Menurut rumah lelang Artcurial Paris, komik Tintin yang terbit pada tahun 1936 itu menceritakan perjalanan Tintin ke China saat invasi Jepang di tahun 1931.

Lukisan yang menjadi hadiah bagi putra bos perusahaan yang menerbitkan komik Tintin menjadi kontroversial belakangan ini.

Komikus Herge adalah warga berkebangsaan Belgia yang menciptakan karakter Tintin pada dekade 1920-an. Serial komik Tintin berhasil diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa termasuk Indonesia dan terjual lebih dari 200 juta eksemplar di seluruh dunia.

Editor: Dikki
    Bagikan:  


Berita Terkait