Polisi Peragakan 40 Adegan Pembunuhan Fathan Mahasiswa Telkom University Bandung

Kriminal —Selasa, 19 Jan 2021 20:20
    Bagikan:  
Polisi Peragakan 40 Adegan Pembunuhan Fathan Mahasiswa Telkom University  Bandung
Reka adegan pembunuhan sadis Mahasiswa Telkom University Bandung di Purwasari, Karawang. (foto:asl)


POSKOTAJABAR, KARAWANG.


Pra rekontruksi kasus pembunuhan Fathan, mahasiswa semester III  Telkom University Bandung diperagakan Polres Karawang,  Selasa (17/01/2021).


Dalam pre rekontruksi itu tersangka memperagakan 40 adegan pembunuhan saat mulai masuk kamar kontrakan di Dusun Cilalung Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari hingga korban dibunuh. Polisi menutup akses masuk ke rumah kontrakan karena massa membludak ingin melihat tersangka.


"Hari ini kami melakukan pra rekontruksi kasus pembunuhan korban Fathan dengan tersangka JF.  Rekontruksi ini untuk menyesuaikan keterangan tersangka dan bukti -bukti yang ada. Ada sebanyak 40 adegan yang diperagakan tersangka hingga korban di buang ke Cilamaya kulon, " kata Kapolres Karawang AKBP,  Rama Samtama Putera.


BACA JUGA :  Gugatan Aman Tecatat di MK, Inilah Persiapan KPU Pangandaran 


Menurut Rama pra rekontruksi dilakukan di 8 tempat kejadian perkara (TKP). Adegan pertama di rumah kontarakan tersangka di Dusun Cilalung,  Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari. Disitu tersangka dan korban sebelumnya ngobrol dan kemudian terjadi pertengkaran dan perkelahian hingga akhirnya korban dibunuh.


Kemudian, TKP lain seperti di jembatan Tamelang saat tersangka membuang pakaian korban di irigasi. Kemudian lanjut dengan dengan TKP di Perumahan Villa Karawang, saat tersangka JF mengirim pesan WhatsApp kepada orang tua korban meminta uang Rp 400 juta.


 

BACA JUGA : Banjir Bandang Menerjang Kawasan Puncak Bogor, 474 Warga Dievakuasi


"Di rumah itu tersangka JF menceritakan peristiwa pembunuhan kepada tersangka HA ," katanya.


Menurut Rama dari hasil pra rekontruksi ditemukan fakta ternyata tersangka HA tidak ada di rumah kontrakan saat terjadi pembunuhan.  Tersangka HA datang setelah korban tewas.


"Tersangka JF meralat keterangan sebelumnya yang menyebut tersangka HA ada di depan kamar saat kejadian, " katanya.(asl)



BACA JUGA : Presiden Jokowi Tinjau Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang Hancur Akibat Gempa



Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait