Filipina Perpanjang Larangan Masuk Bagi Wisatawan Asing Setelah Ditemukan Varian Baru Covid-19  

Jawa Barat —Rabu, 20 Jan 2021 10:39
    Bagikan:  
Filipina Perpanjang Larangan Masuk Bagi Wisatawan Asing Setelah Ditemukan Varian Baru Covid-19   
Bendera Filipina. (foto:pinterest)



POSKOTAJABAR, MANILA.

Filipina memperpanjang larangan masuk bagi wisatawan asing. Kebijakan tersebut akan diberlakukan kembali selama dua pekan.

Dikutip dari Reuters, Selasa (19/1/2021), Filipina melarang wisatawan lebih dari 30 wilayah dan negara di mana varian baru Covid-19 terdeteksi. Pembatasan ini juga berlaku untuk warga Filipina yang ingin pulang.

 

BACA JUGA : Banjir Bandang Menerjang Kawasan Puncak Bogor, 474 Warga Dievakuasi

 

Filipina merupakan negara yang telah mencatat kasus pertama dari varian baru Covid-19 yang berasal dari Inggris. Total jumlah kasus terpapar Covid-19 yang dimiliki Filipina berada di urutan kedua di Asia Tenggara setelah Indonesia.

Juru Bicara Kepresidenan Filipina, Harry Roque mengatakan bahwa larangan penerbangan sebelumnya hanya mencakup 19 negara dan wilayah.

Pada awalnya pun hanya diberlakukan selama 2 minggu hingga 15 Januari 2021, namun sekarang berlaku sampai 31 Januari 2021.

Kebijakan baru itu juga berlaku bagi turis dari China mulai 13 Januari 2021 dan Amerika Serikat mulai 3 Januari 2021.

 

BACA JUGA : Presiden Jokowi Tinjau Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang Hancur Akibat Gempa

 

Larangan penerbangan kini mencakup semua turis yang datang melalui beberapa negara di antaranya, Jepang, Australia, Israel, Hong Kong, Prancis, Jerman dan Italia.

Sebelumnya, warga Filipina yang berasal dari daerah-daerah tersebut dibolehkan untuk pulang. Syaratnya, mereka harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari di tempat yang telah disediakan oleh pemerintah.

Namun kini warga negara Filipina yang masih berada di luar negeri masih dibatasi untuk kembali pulang. Harry Roque mengatakan bahwa pengecualian untuk pembatasan masuk bisa dikeluarkan oleh satuan tugas Covid-19 yang ditunjuk pemerintah. (dwa)

Editor: Dikki
    Bagikan:  


Berita Terkait