PPKM di Perpanjang, Berlaku 26 Januari-8 Februari

Jawa Barat —Kamis, 21 Jan 2021 15:07
    Bagikan:  
PPKM di Perpanjang, Berlaku 26 Januari-8 Februari
Sersan Dua Koko Koswara menyampaikan operasi yustisi yang di gelar di Kecamatan Sukaratu

POSKOTAJABAR,BANDUNG


Sebelumnya pemerintah melakukan PPKM dari tanggal 11 Januari hingga 25 Januari dengan pembatasan kegiatan masyarakat.

Ketua KCPEN Airlangga Hartarto mengumumkan pemerintah bakal memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari 2021.


Keputusan ini disampaikan usai Jokowi memimpin rapat terbatas soal perkembangan penanganan COVID-19, Kamis (21/1).

"Presiden meminta PPKM ini dilanjutkan dari tanggal 26 (Januari) sampai 8 Februari," kata Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan.


BACA JUGA:  Sinopsis Ikatan Cinta, Kamis 21 Januari 2021, Angga dan Michelle Mempersatukan Andin dan Aldebaran 


Airlangga mengatakan, nantinya Mendagri Tito Karnavian bakal mengeluarkan instruksi Mendagri terkait perpanjangan PPKM. Instruksi mendagri ini bakal dijadikan rujukan kepala daerah untuk membuat aturan turunan terkait implementasi PPKM.

"Pak Mendagri akan mengeluarkan Instruksi Mendagri dan diharapkan masing-masing gubernur mengevaluasi berdasarkan parameter tingkat kesembuhan di bawah nasional, kematian di atas nasional, positivity rate di atas nasional dan BOR di atas nasional," jelas Airlangga.


Baca juga:  Ramalan Zodiak Besok, Jumat 22 Januari 2021, Taurus Merasa Insecure, Leo Jangan Cari yang Lain 


Lebih lanjut, Airlangga juga menjelaskan sejumlah parameter yang menjadi latar belakang pemerintah memperpanjang PPKM. Salah satunya adalah kasus covid yang masih naik dan tinggi.

Misalnya, kasus mingguan di 52 Kab/Kota masih naik, sementara yang turun hanya di 21 Kab/Kota. Selain itu, kasus aktif di 46 Kab/Kota masih naik.


BACA JUGA :  Sosok Yaongyi Penulis Webtoon True Beauty, Penulis Cantik yang Mirip Jukyung


"Kemudian terkait kematian 44 Kab/Kota masih ada kenaikan dan 29 Kab/Kota turun dan kesembuhan 33 Kab/Kota mengalami penurunan dan 34 meningkat dan 6 tetap," tutup Airlangga.

 

Editor: Resti
    Bagikan: