Seorang Pengusaha Logam Mulia di Depok Menjadi Korban Penipuan Pasangan Suami Istri

Kriminal —Kamis, 21 Jan 2021 21:44
    Bagikan:  
Seorang Pengusaha Logam Mulia  di Depok Menjadi Korban Penipuan Pasangan Suami Istri
Petugas Inafis Polres Metro Depok melakukan olah TKP di lokasi kejadian ruko pengusaha emaa LM yang tertipu. (Angga)

POSKOTAJABAR, DEPOK. 

Seorang pengusaha emas dan logam mulia (LM) di Depok, menjadi korban penipuan pasangan suami istri modus berpura-pura memesan LM kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Kapolsek Sukmajaya, Kompol Ibrahim J. Sadjab, mengatakan, peristiwa kasus penipuan dan penggelapan perhiasan LM ini terjadi pada Rabu (20/01/2021) sekitar pukul 15.30 WIB dengan pelapor Cory Rahmat (31), warga Mekarjaya, Sukmajaya, Kota Depok.

"Modus pelaku, dari laporan korban mengaku sebagai pasangan suami istri. Mencoba CoD memesan sebanyak 6 lempeng logam mulia masing-masing seberat 50 gram total mencapai 300 gram senilai Rp. 300 juta," ujar Kapolsekm usai melakukan olah TKP di ruko Jalan Proklamasi No. 137, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kamis (21/01/2021).

BACA JUGA:  KPU Kota Depok Menetapkan KH Muhammad Idris - Imam Budi Hartono Sebagai Walikota dan Wakil Walikota Depok 2021 - 2026

Mantan Wakapolsek Pondok Aren ini, mengungkapkan, pertama pelaku membeli logam mulia seberat 50 gram di toko Emas Diamond milik korban daerah Pasar Agung,  Depok 2 Timur, pada Senin (18/01/2021) sekitar pukul 17.00 WIB.

"Pelaku mencoba membeli LM di toko korban sebagai pemancing membuat percaya. Beberapa hari kemudian, tepatnya Rabu (20/01/2021) sekitar pukul 12.00 WIB pelaku memesan dengan cara COD di TKP,” katanya.

Pelaku memancing korban agar percaya, yakni meminta  logam mulia yang dipesan. Katanya untuk diperlihatkan kepada istrinya. Pemilik percaya saja, logam mulia dibawa keluar, ternyata pelaku lantas mengunci toko, dan kabur membawa logam mulia senilai Rp. 300 juta.

BACA JUGA:  25 Orang Positif Covid-19, DPRD Kota Bandung Ditutup Sementara

Perwira jebolan Akpol 2009 ini menambahkan, proses penyelidikan di TKP tidak ada rekaman CCTV. Pada waktu kejadian, korban dikunci dari luar ruko, langsung mendobrak pintu. Saat keluar, pelaku sudah hilang bersama LM korban.

"Penyelidikan masih terus dilakukan. Olah TKP dari tim Inafis Polrestro Depok telah dilakukan. Selain itu, sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan," tutur Kapolsek. (Angga/win)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait