Seorang Petani di Pangandaran Bacok Mantan Istri Gegara Menolak Diajak Rujuk

Kriminal —Jumat, 22 Jan 2021 11:26
    Bagikan:  
Seorang Petani di Pangandaran Bacok Mantan Istri Gegara Menolak Diajak Rujuk
Anggota Unit Intel Kodim 0613 Ciamis wilayah selatan Sertu Hadianto pada saat melihat kondisi N korban pembacokan oleh mantan suaminya di Klinik Anisa (foto: ist)


POSKOTAJABAR,PANGANDARAN

Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial N (59) warga Dusun Ciberem Rt 01/09 Desa Sidamulih, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat harus dilarikan ke Klinik Anisa setelah dibacok mantan suaminya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun POSKOTAJABAR, kasus pembacokan itu bermula saat wanita berinisial N (59) itu diduga menolak diajak rujuk oleh pelaku yang merupakan mantan suaminya.

Menurut keterangan dari salah satu anggota Unit Intel Kodim 0613 Ciamis wilayah selatan Sertu Hadianto, dirinya mendapatkan informasi dari warga bahwa ada peristiwa pembacokan, namun warga takut menangkap pelaku dan akhirnya warga  menghubungi dirinya.

"Setelah saya menerima informasi dari warga selanjutnya saya berupaya menghubungi Babinkamtibmas setempat tetapi tidak dapat dihubungi, sehingga langsung menghubungi Babinsa setempat Peltu Ecep Sujana yang langsung bersama-sama menuju lokasi kejadian," ujarnya kepada POSKOTAJABAR melalui sambungan telefon selulernya. Jumat (22/01/2021).


BACA JUGA : PPKM di Perpanjang, Berlaku 26 Januari-8 Februari

 

Setelah sampai dilokasi, kata dia, pihaknya dibantu Babinsa dan warga setempat langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

"Untuk menghindari amukan massa sehingga pelaku langsung dibawa ke Polsek Sidamulih guna dilakukan proses hukum," katanya.

Adapun kronologis kejadiannya, Sertu Hadianto memaparkan, pelaku bernama Saleh (65) warga Dusun Karangsari Rt 01/02 Desa Sidamulih itu berangkat menuju rumah korban bernama N yang merupakan mantan istrinya.

"Setelah sampai dirumah korban, pelaku langsung masuk kedalam rumah mantan istrinya tersebut yang pada saat itu korban sedang berwudhu dikamar mandi untuk melaksanakan Shalat Subuh, dan korban merasa kaget karena mendengar ada suara orang didalam rumahnya," tuturnya.


 

BACA JUGA : Pengendara di Ciamis Dikagetkan dengan Suara Tembakan Senjata Api


Kemudian, sambung dia, ketika korban keluar dari kamar mandi merasa kaget karena melihat ada mantan suaminya sudah berada di dalam dapur rumahnya.

"Tiba-tiba pelaku langsung menyerang dan membacok kepala korban dengan menggunakan per bekas mobil yang sengaja dibawa pelaku untuk menganiaya korban serta menggunakan kapak kecil yang berada dirumah korban," tuturnya.

Karena korban merasa terancam dan mengalami luka cukup parah dibagian kepala, kata dia, secara spontan korban berteriak minta tolong dan mengundang perhatian.

"Warga yang mendengar teriakan korban langsung berdatangan kelokasi kejadian,setibanya dilokasi  warga melihat korban dalam kondisi tergeletak bersimbah darah dan langsung membawa korban ke Klinik Anisa guna mendapatkan perawatan medis," ungkapnya.


 

BACA JUGA : Mayat Perempuan yang Ditemukan di Areal Persawahan Diduga Korban Pembunuhan


Belum diketahui motif dibalik kejadian tersebut, karena saat ini korban dan pelaku belum dapat dimintai keterangan, namun dugaan sementara kejadian percobaan pembunuhan tersebut dikarenakan pelaku merasa sakit hati karena korban yang merupakan mantan isterinya tidak mau diajak rujuk kembali.

Hingga ditayangkan berita ini, Kapolsek Sidamulih Iptu Asep Setiawan Prayatna belum memberikan keterangan terkait kasus pembacokan yang dilakukan Saleh terhadap N mantan istrinya karena pelaku masih menjalani pemeriksaan pihak penyidik. (dry)



BACA JUGA : DPR RI Menyetujui Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Menjadi Kapolri

 


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait