Pemkot Sukabumi Ajukan Ratusan Guru Honorer Jadi PPPK

Jawa Barat —Jumat, 22 Jan 2021 13:27
    Bagikan:  
Pemkot Sukabumi Ajukan Ratusan Guru Honorer Jadi PPPK
Walikota Sukabumi memberikan SK kepada salah seorang CPNS yang lulus seleksi Formasi tahun 2020. (foto::doc)

POSKOTAJABAR, SUKABUMI.

Pemerintah Kota Sukabumi mulai mengusulkan ratusan tenaga guru honorer untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)  dan puluhan kuota CPNS untuk tenaga kesehatan untuk formasi tahun 2021.

Kepala Bidang Kepegawaian  BKPSDM Kota Sukabumi, Taufik Hidayah menjelaskan, saat ini proses penerimaan PPPK masih dalam tahap sosialisasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.  Dalam sosialisasi itu, pemerintah pusat  meminta setiap daerah untuk mendata jumlah guru honorer yang terdata dalam  Data Pokok Pendidikan ( Dapodik).

"Data itu menjadi basis data pengusulan formasi ke Kemendikbud. Kita sudah usulkan," ujar dia, saat dihubungi melalui aplikasi perpesanan whatsapp. Jumat (22/01/2021).


BACA JUGA : Pengendara di Ciamis Dikagetkan dengan Suara Tembakan Senjata Api


Taufik mengungkapkan, tenaga guru honorer yang diiventalisir oleh BKPSDM Kota Sukabumi untuk menjadi PPPK ada sebanyak 716 orang.

"Itu jumlah usulan, nanti ada  Verifikasi dan Validasi dulu. Kalau memang penetapannya sesuai berarti jumlahnya segitu," ungkapnya.

Sementara untuk jalur umum, lanjut  Taufik, masuk kedalam kategori Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS). Pemkot Sukabumi  sudah mengusulkan sebanyak 96 orang yang diperuntukan untuk tenaga kesehatan.

"Kalau tenaga pendidik kan masuk jalur PPPK, tenaga kesehatan di jalur CPNS.  Dua jalur itu sudah kami usulkan secara berbarengan," katanya.


BACA JUGA : Mayat Perempuan yang Ditemukan di Areal Persawahan Diduga Korban Pembunuhan



Untuk proses selanjutnya, tambah Taufik, pihaknya menunggu intruksi dari Kemenpan RB. Biasanya, daerah akan diminta untuk melakukan verifikasi dan validasi dan diminta data lengkapnya.

"Layak atau tidak, formasi detailnya apa, misalkan perawat, itu lulusan D3 apa S1. Masih ada prosesnya. Kita menunggu arahan dari pusat," pungkasnya. (Hendra)



BACA JUGA : DPR RI Menyetujui Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Menjadi Kapolri

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait