Gunung Sinabung Siaga Level III, Tercatat 22 Kali Erupsi Sejak Awal 2021

Jawa Barat —Jumat, 22 Jan 2021 14:25
    Bagikan:  
Gunung Sinabung Siaga Level III, Tercatat 22 Kali Erupsi Sejak Awal 2021
Gunung Sinabung. (foto:nbcnews)

POSKOTAJABAR, KARO.

Gunung Sinabung di Karo, Sumatera Utara kini masih berstatus Siaga atau level III. Tercatat Gunung Sinabung telah mengalami 22 kali erupsi selama tahun 2021.

Dikutip dari laman Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (Kementrian ESDM RI) Jumat (22/1/2021), Gunung Sinabung tercatat telah 22 kali erupsi di tahun 2021.

"Jumlah letusan tahun 2021, 22 letusan Gunung Sinabung yang pernah tercatat," demikian keterangan di situs Kementerian ESDM.

 

BACA JUGA : Mayat Perempuan yang Ditemukan di Areal Persawahan Diduga Korban Pembunuhan

 

Pada tahun 2021, Gunung Sinabung pertama kali mengalami erupsi pada Minggu, 3 Januari 2021. Gunung Sunabung dua kali erupsi yang tercatat pada hari tersebut.

Berdasarkan pengamatan pukul 06.00-12.00 WIB hari ini, tercatat sudah 10 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-25 mm dan lama gempa 23-180 detik.

 

BACA JUGA : Pengendara di Ciamis Dikagetkan dengan Suara Tembakan Senjata Api

 

Hampir Erupsi Setiap Hari

Gunung Sinabung kemudian terus mengalami erupsi hampir setiap hari. Sampai hari ini, gunung dengan ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut ini masih berstatus level III atau Siaga.

Selain itu, ada 4 kali gempa embusan, 2 kali gempa low frequency, dan 3 kali gempa hybrid. Asap putih disebut terlihat keluar dari kawah dengan tinggi sekitar 80-300 meter dari puncak.

Petugas melarang masyarakat beraktivitas di wilayah dengan radius hingga 5 km dari Gunung Sinabung. Selain itu juga, warga diminta untuk selalu waspada terhadap hujan abu vulkanik ataupun lahar dingin jika Gunung Sinabung mengalami alami erupsi.

"Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Sinabung serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara," tulis situs Kementerian ESDM. (dwa)

Editor: Dikki
    Bagikan:  


Berita Terkait