Setelah Tertutup Longsor, Jalan Alternatif Penghubung antar Daerah Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Jawa Barat —Jumat, 22 Jan 2021 17:22
    Bagikan:  
Setelah Tertutup Longsor, Jalan Alternatif Penghubung antar Daerah Kembali  Bisa Dilalui Kendaraan
Kapolresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan ikut bersama para Relawan mencangkul longsor. (foto:ist)
POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA.

Jalan alternatif penghubung empat wilayah di Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran yang tertimbun material longsor di Kampung Cimandar, Desa Cisarua, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, kembali bisa dilalui kendaraan. Bencana yang terjadi telah menimbun ruas jalan sepanjang 25 meter dari tebing setinggi 30 meter sebelumnya terputus total.

"Kami pastikan ruas jalan alternatif provinsi ini bisa kembali dilalui kendaraan secara normal, tetapi bagi pengemudi harus tetap waspada karena kondisi sepanjang jalan tersebut masih terdapat tebing berbahaya. Karena, titik lokasi tersebut dua longsoran sepanjang 100 meter dan lainnya sudah dibersihkan petugas dari TNI, Polri, BPBD dan warga dan yang paling parah di perbatasan wilayah," kata Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Doni Hermawan, Jumat (22/01/2021).



Doni mengatakan, sepanjang jalan Kecamatan Cineam terdapat beberapa longsor yang telah terjadi dan seluruhnya memiliki panjang 200 meter namun yang paling parah material ada di perbatasan wilayah Tasikmalaya menuju Pangandaran dengan ketebalan tanah 4 meter. Namun, lokasi jalan lainnya sudah dilintasi dan tidak ada korban jiwa tapi masyarakat sudah berupaya membuang material menggunakan peralatan tradisional dengan cara bergotong royong.

"Kami memastikan jalan penghubung ini bisa dilalui kembali secara normal pukul 16.30 WIB karena sejak malam memang warga setempat tak berani mendekat karena pergerakan tanah masih terjadi. Akan tetapi, dengan banyaknya bantuan dari TNI, Polri, BPBD dan masyarakat proses evakuasi material longsoran berjalan lancar meski kondisi di lokasi diguyur hujan cukup deras disertai petir dan angin kencang," ujar Kapolresta Tasikmalaya.




Menurut Doni Hermawan, bencana longsor yang menutup jalan alternatif penghubung antar wilayah di Kecamatan Cineam yang terjadi menurunkan peralatan berupa mobil Taktis Rescue serta di bantu kendaraan hingga anggotanya. Karena, kendaraan yang selama ini dimilikinya bisa membantu daerah lainnya di Priangan Timur mengingat mobil tersebut hanya satu unit di Polresta Tasikmalaya dan bisa digunakan membantu bencana.

"Personil yang diturunkan dalam proses tanah longsor seluruhnya 150 orang dari Polsek dan Polresta Tasikmalaya dibantu Koramil, BPBD dan masyarakat dengan menggunakan alat cangkul. Akan tetapi, kami pastikan jalan ini bisa dilalui kembali dengan normal tetapi bagi pengendara harus tetap waspada kondisinya sekarang ini masih dilanda hujan cukup deras," paparnya.(Kris)




Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait