Rumah Ambruk Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Tasikmalaya.

Jawa Barat —Sabtu, 23 Jan 2021 06:56
    Bagikan:  
Rumah Ambruk Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang  di Tasikmalaya.
Rumah ambruk disapu angin kencang sebagian genting rumah rusak . (foto:kris)
POSKOTAJABAR,TASIKMALAYA.

Hujan deras disertai angin kencang dan petir mengguyur wilayah Kota Tasikmalaya dan sekitarnya, menngakibatkan beberapa atap rumah warga mengalami kerusakan dan  sebagian pohon milik roboh menimpa atap rumah.

Dalam Kejadian tersebut,  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mencatat setidaknya ada 5 warga yang  atap rumah mengalami kerusakan serta ada beberapa rumah ambruk. Kejadian tersebut terjadi di Kampung Golempang RT2/6 Kel. Sukamenak, Kel. Sukajaya, Kel. Pasirjaya,  Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya, Jumat  (22/01/2021).

Pantauan  POSKOTA JABAR, semalam sebanyak lima rumah atapnya disapu angin kencang, rumah tersebut yakni Rumah Haris warga Kampung Golempang RT2/6 Kelurahan Sukamenak, Rumah milik Nasir Warga Kampung Golempang RT /06, kemudian Rumah milik Sandi Irawan RT 1/07 Kelurahan Sukajaya, Rumah milik Husen warga Kampung Pasirjaya RT2/6, serta Rumah milik Dedi Wirahadi Kampung Pasirjaya RT 02/05 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya


Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya,  Ucu Anwar, saat ditemui semalam di lokasi mengatakan, bencana alam yang terjadi ditimbulkan dari angin kencang, menyebabkan beberapa pohon tumbang, atap rumah warga mengalami kerusakan dan beberapa rumah warga ambruk 

Menurut, Ucu Anwar, dalam kejadian ini, pihaknya menerjunkan beberapa personel BPBD Kota Tasikmalaya untuk berupaya melakukan evakuasi dan pendataan terhadap warganya yang terkena dampak angin kencang tersebut. 




Ia menambahkan, untuk kerugian materi masih dilakukan penghitungan oleh petugas dilapangan, dan pihaknya juga akan terus berupaya melakukan pendataan kepada warga masyarakat yang mengalami dampak hal yang sama.

"Kami menghimbau kepada semua warga masyarakat Kota Tasikmalaya dan sekitarnya selalu berhati-hati dan waspada karena siang dan sore hingga malam cuaca ekstrem  akan terus terjadi hingga April," ujarnya .




Sementara itu, pemilik rumah, Sandi Irawan, warga Kampung Sukajaya RT01/07 mengtakan,  dirinya hanya bisa pasrah atas kejadian ini, karena kejadian ini begitu cepat datangnya.

"kita pun tidak tahu, yang tahu hanya hujan kecil, gak tahu ada angin kencang, begitu saya lihat atap genting sudah tidak ada,  hal tersebut dirasakan oleh tetangga dekatnya," singkatnya. (Kris) 




Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait