PPKM Diperpanjang, DPRD Kota Bandung : Perhatikan Ketersediaan Tempat Tidur dan Rumah Isolasi Mandiri

Jawa Barat —Sabtu, 23 Jan 2021 07:26
    Bagikan:  
PPKM Diperpanjang, DPRD Kota Bandung : Perhatikan Ketersediaan Tempat Tidur dan Rumah Isolasi Mandiri
Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya saat melakuka rapat terbatas virtual dengan Forkopimda Kota Bandung, Jumat (22/1/2021).(foto:ist)
POSKOTAJABAR, BANDUNG.

DPRD Kota Bandung  mendukung keputusan pemerintah memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Proporsional, atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Untuk itu, perhatikan juga ketersediaan tempat tidur dan rumah isolasi mandiri.

Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya agar penanganan kasus bisa lebih baik, perhatikan juga ketersediaan fasilitas dalam penanganan Covid-19.

"Seperti tempat tidur di rumah sakit dan rumah  isolasi mandiri," katanya, Jumat (22/01/2021).

Edwin menjelaskan berdasarkan  keputusan hasil rapat terbatas virtual antara walikota dengan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda). PPKM akan dilakukan kembali mulai tanggal 26 Januari hingga 8 Februari 2020.




Untuk mengoptimalkan kebijakan tersebut, maka perlu dilakukan pencegahan, pengendalian dan pengawasan di tengah pandemi Covid-19 seperti pembatasan kegiatan, buka tutup jalan dan lain sebagainya. 

Selain itu, perlu juga dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan. 

"Sehingga kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan semakin meningkat," ujarnya.


 
Edwin juga meminta ketersediaan fasilitas dalam penanganan Covid-19 agar terus diperhatikan. "Misalnya tempat tidur di rumah sakit maupun di rumah isolasi mandiri di kewilayahan dan kecamatan. Karena akan sangat membantu warga yang terpapar Covid-19," katanya. 

Untuk itu, Edwin mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin tinggi dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun. 

"Masyarakat tetap tenang dan tidak perlu panik berlebihan namun  tidak abai serta disiplin protokol kesehatan. Mudah-mudahan peningkatan kasus Covid-19 bisa dicegah, dan kembali normal seperti sediakala," tambahnya. (Aris)




Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait