Vaksinasi Terhadap 22.154 Tenaga Kesehatan Ditunda karena Berbagai Macam Alasan

Jawa Barat —Sabtu, 23 Jan 2021 18:00
    Bagikan:  
Vaksinasi Terhadap 22.154 Tenaga Kesehatan Ditunda karena Berbagai Macam Alasan
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmidzi, MPH. (Poskota)

POSKOTAJABAR, JAKARTA. 

Vaksinasi terhadap 22.154 tenaga kesehatan (nakes) ditunda karena sejumlah alasan. Di antara jumlah tersebut ada penyintas Covid-19, atau memiliki komorbid, atau penyakit bawaan, dan lainnya sedang hamil. Demikian dijelaskan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmidzi, MPH, dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jumat sore (22/01/2021) yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat. Hadir dalam acara itu, Juru Bicara Penanganan Covid-19 dr Reisa Brotoasmoro.

Siti Nadia menjelaskan, proses vaksinasi kepada tenaga kesehatan masih terus berlangsung dan diharapkan hingga Februari 2021 dapat mencapai target 1,4 juta tenaga kesehatan yang mendapatkan vaksinasi.

BACA JUGA:  Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo Meyakini Dirinya Terpapar Covid-19 Saat Makan

Dikatalam,  sejak dilaksanakan vaksinasi pada 14 Januari 2021, kabar baik dapat disampaikan jumlah tenaga kesehatan yang telah divaksinasi Covid-19 mencapai 132 ribu orang.

"Jumlah tenaga kesehatan di 13.525 fasilitas layanan kesehatan yang ada di 92 kabupaten/kota di 34 provinsi sudah mencapai lebih dari 132.000 orang atau 22 persen dari total 598.483 tenaga kesehatan," kata Siti Nadia.

Siti Nadia menegaskan, vaksinasi ini sangat  penting untuk tenaga kesehatan dalam mengurangi tingkat keparahan penyakit, sehingga juga dapat mengurangi jumlah tenaga kesehatan yang meninggal.

"Sebab, sampai kini  kita sudah kehilangan lebih 600 tenaga kesehatan ini merupakan kehilangan yang besar bagi bangsa Indonesia. Karena itu, mari kita putus bersama penyebaran Covid-19 melalui vaksinasi," ujar Siti Nadia.

BACA JUGA:  Korban Banjir dan Longsor Cisarua Terima Bantuan dari Karang Taruna Cempaka Blok X Citra Indah

Terkait vaksinasi ini, Siti Nadia menerangkan pada tahap awal vaksinasi, pemerintah sudah menyebarkan undangan kepada tenaga kesehatan untuk mendapatkan vaksinasi bagi 598.483 tenaga kesehatan dari target sebanyak 1,4 juta. Sisanya sebanyak 888.282 tenaga kesehatan sudah mulai diberikan undangan di tanggal 21 Januari 2021.

"Jika ada tenaga kesehatan yang belum terdaftar di tahap pertama, kemungkinan mereka akan berada di kelompok kedua," tegas Siti Nadia. (johara/ruh)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait