Kota Manado Kembali Dilanda Banjir, Tiga Orang Meninggal dan Satu Orang Hilang

Jawa Barat —Sabtu, 23 Jan 2021 20:29
    Bagikan:  
Kota Manado Kembali Dilanda Banjir, Tiga Orang Meninggal dan Satu Orang Hilang
Kota Manado kembali dilanda banjir akibatkan delapan kecamatan terdampak. (Ist.)

POSKOTAJABAR, JAKARTA.

Kota Manado kembali dilanda banjir, akibat hujan dengan intensitas tinggi dari Jumat siang hingga malam. Dalam peristiwa tersebut, tiga orang meninggal dunia dan satu orang hilang. Selain itu, banjir tersebut menyerang delapan kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Malalayang, Wanea, Sario, Paal Dua, Pikkala, Wenang, Tuminting, dan Singkil.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dr. Raditya Jati, dalam keterangannya, mengatakan, BPBD Kota Manado melaporkan hujan sebagai salah satu pemicu terjadinya bencana tersebut pada Jumat (22/1), sekitar pukul 12.00 waktu setempat.

BACA JUGA:  Delapan Kelurahan di Kota Bandung Jadi Contoh Bersinar, Kolaborasi Pemkot dengan BNN

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado mencatat hujan dengan intensitas tinggi memicu debit air di daerah aliran sungai (DAS) Sawangan dan Tondano meluap. BPBD masih mengidentifikasi korban yang telah dievakuasi. Sedangkan kerugian material, BPBD memantau rumah warga terendam dan beberapa titik longsor. Tinggi genangan banjir sekitar 50 hingga 400 cm. BPBD masih melakukan kaji cepat di lapangan.

Merespon bencana ini, BPBD Kota Manado bersama unsur terkait lain, seperti TNI, Polri, Basarnas, dan sukarelawan melakukan evakuasi warga dan pendataan. Saat melakukan evakuasi di lapangan, petugas membutuhkan perahu karet dan alat transportasi untuk mengevakuasi warga. Tim evakuasi banyak yang terjebak macet, akibat genangan air di banyak ruas jalan. Kondisi saat ini, listrik di sebagian besar wilayah masih padam dan jaringan telepon selular tidak stabil untuk operator tertentu.

Berdasarkan peringatan dini cuaca dari BMKG, wilayah Sulawesi Utara berpotensi hujan lebat yang disertai petir atau kilat serta angin kencang pada 20 hingga 22 Januari 2021. Terpantau pada Info BMKG,  beberapa wilayah di Kota Manado masih berpotensi hujan ringan hingga lebat.

Sementara itu, BNPB telah menyampaikan daftar kabupaten dan kota yang berpotensi banjir di bulan Januari 2021, salah satunya Kota Manado. Beberapa wilayah di Provinsi Sulawesi Utara berpotensi banjir dengan kategori menengah.

BACA JUGA:  Puluhan Pengendara Motor di Gunung Guruh Terjaring Operasi Yustisi

Wilayah administrasi kabupaten dan kota yang  teridentifikasi berpotensi banjir di provinsi ini, antara lain Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Utara, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, Kota Bitung, Kota Manado, dan Minahasa.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Hal tersebut mengingat puncak musim hujan masih berlangsung hingga Februari 2021. (johara/ruh)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait