Hendra Saputra Ketua Komisi 1 DPRD Kota Cimahi Prihatin Pemkot Kurang Perhatian Terhadap Seni, Budaya dan Olahraga

Jawa Barat —Minggu, 24 Jan 2021 07:19
    Bagikan:  
Hendra Saputra Ketua Komisi 1 DPRD Kota Cimahi Prihatin Pemkot Kurang Perhatian Terhadap Seni, Budaya dan Olahraga
Hendra Saputra bersama Ketua Mega Proyek Olahraga Jawa Barat Patricio Jemenez. (foto:doc)

POSKOTAJABAR, CIMAHI.

Ketua Komisi I  DPRD Kota Cimahi, Hendra Saputra   prihatin terhadap Pemerintah Kota Cimahi yang tidak memperhatikan masalah seni, budaya dan olah raga di Kota Cimahi.

"Apalagi saat ini, pemimpin pemerintahan kita sedang tersandung masalah, hingga masalah sekecil apapun tidak dapat terselesaikan," ungkap Hendra Saputra saat dihubungi dirumahnya Kompleks Cipageran Asri Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara.

Atas keprihatinan tersebut, Hendra Saputra sebagai orang asli Cimahi yang tahu akan peta politik di Cimahi, menuturkan bahwa berawal Cimahi sebagai Kota Administratif menjadi Kotamadya Cimahi, 

"Sebenarnya banyak hal yang dapat dilakukan, agar dapat menghasilkan Pendapatan Daerah (PAD) di Cimahi dapat dibangun Gedung Olahraga," katanya.

Hal itu, kata Hendra, merupakan cita-citanya sejak muda ditahun 1980, mengharapkan di Cimahi dapat dibangun Gedung Olahraga yang refresentatif, dan Gedung Kesenian untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat Cimahi.

"Terutama khususnya anak muda, sementara sampai saat ini kita tidak mempunyai gedung olahraga yang diharapkan," jelas Hendra.


baca juga : Dua Orang Maling Motor di Kabupaten Pangandaran Babak Belur Dihajar Warga


Hendrapun mengkritisi kepada Pemerintahan Kota Cimahi, yang nampak kurang perhatian terhadap bidang olahraga, kesenian dan budaya,

"Padahal Cimahi merupakan gudangnya prestasi, baik dibidang olahraga maupun dibidang kesenian, alangkah ironisnya bila atlit orang Cimahi dipakai oleh Kota lain, para seniman kita dipakai oleh kota lain, dan akhirnya mengharumkan kota lain," tuturnya.

Disisi lain, menurut Hendra, di Cimahi juga tidak ada sumber daya alam dan sumber hasil bumi, 


BACA JUGA : Hendak Menyebrangi Sungai Gunakan Jerigen, Naas Salah Satu Korban Tenggelam

 

"Yang ada di Cimahi hanya sumber daya manusianya saja, tapi hal ini tidak pernah diolah, dan akibanya di Cimahi banyak pengangguran," jelasnya.

Di samping itu kata Hendra, masalah investorpun yang akan memberikan andil untuk PAD Kota Cimahi saja dipersulit dalam pembuatan ijin usahanya, hal ini investorpun akan henkang dari Kota Cimahi.

Hendrapun akhirnya memberikan solusinya yang terbaik untuk pemerintah, dalam masalah sumber daya manusia.


BACA JUGA : Pembunuhan Pasangan Gay Hebohkan Warga Jawa Tengah, Lantaran Sakit Hati


Karena kata Hendra, pemerintah harus mulai pro aktif membuka lapangan kerja, seperti masalah ruang-ruang kerja dapat melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), atau pemuda-pemuda Cimahi dididik dalam wira usaha untuk dapat diekplor keluar agar menjadi pemuda-pemuda yang tangguh.

Terkait masalah investorpun, menurut Hendra, seharusnya pihak pemerintah dapat memberikan keringanan masalah perijinannya, 

"Kita ambil contoh saja, saya lihat di Cimahi belum ada yang namanya hotel berbintang, contoh saja, kita sering menerima tamu dari kota lain, tapi nginepnya selalu dikota lain, dan PADnya akhirnya terserap kekota lain," terangnya.

"Contoh kedua, kitapun suka melakukan diklat, tapi seringnya dilaksanakan dikota lainnya juga, akhirnya PADpun untuk kota lain," paparnya.(Bagdja)



BACA JUGA : Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo Meyakini Dirinya Terpapar Covid-19 Saat Makan

 

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait