TNI AL Kirimkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Tanah Longsor Sumedang

Jawa Barat —Minggu, 24 Jan 2021 07:56
    Bagikan:  
TNI AL Kirimkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Tanah Longsor Sumedang


POSKOTAJABAR, SUMEDANG.

TNI Angkatan Laut melepas keberangkatan Satgas TNI AL Peduli Bencana Sumedang di bawah pimpinan Komandan Satgas (Dansatgas) Kolonel Laut (P) Budi Mulyadi bertempat di Kantor Dispotmaral, Jalan Boulevard Bukit Gading Raya No 10 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. Sabtu, (23/1/2021).

Pelepasan ini melalui Kepala Dinas Pembinaan Potensi Maritim Angkatan Laut (Kadispotmaral) Brigjen TNI (Mar) Nurri Andrianis Djatmika.

Sebanyak 7 unit kendaraan truk melalui jalur darat diberangkatkan dari kantor Dispotmaral yang ditunjuk Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, sebagai koordinator Posko TNI AL Peduli Bencana Alam.

 

BACA JUGA : Hendak Menyebrangi Sungai Gunakan Jerigen, Naas Salah Satu Korban Tenggelam

 

 Truk-truk ini akan membawa bahan bantuan logistik sosial berupa 604 dus mie instan,636 dus air kemasan, 100 dus Biskuit, 100 dus susu instan,  10 dus susu ultra, 1000 sak beras 5kg, 40 sak beras 50kg.

Juga bantuan berupa keperluan sandang seperti pakaian layak pakai yang dihimpun dari bantuan masyarakat dan donatur di Posko-Posko TNI AL yaitu Koarmada I, Kolinlamil, Korps Marinir, Dispotmaral dan Lantamal III.

 

BACA JUGA : Pembunuhan Pasangan Gay Hebohkan Warga Jawa Tengah, Lantaran Sakit Hati

 

 

Semuanya untuk para korban tanah longsor di daerah sasaran yang terletak di Desa Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kadispotmaral di hadapan media menyampaikan bahwa  kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Kasal Laksamana TNI Yudo Margono untuk menjembatani, membantu baik dalam hal penampungan sumbangan-sumbangan serta penyalurannya untuk diteruskan kepada para warga terdampak bencana alam.

 

BACA JUGA : Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo Meyakini Dirinya Terpapar Covid-19 Saat Makan

 

Sebelumnya, TNI AL juga telah mengirimkan bantuannya ke daerah-daerah yang mengalami bencana alam dengan menggunakan kapal perangnya.  Hal ini adalah wujud kerjasama yang baik antara masyarakat dan TNI AL.

“TNI AL tidak boleh diam, tetapi harus melakukan sesuatu untuk masyarakat, negara dan bangsa ini. Kalau bukan kita, siapa lagi yang peduli,” ujar Kadispotmaral meneruskan kebijakan Kasal.

 

BACA JUGA : Syarat dan Cara Membuat KIS, Masihkah Warga Harus Antre?

 

Bencana alam di Sumedang terjadi berawal dari longsornya tebing setinggi 20 meter di Dusun Bojong Kondang RT 003 RW 010, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat longsor pada Sabtu (9/1/2021) lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

Tanah longsor terjadi akibat tingginya intensitas hujan. Material longsoran menimpa 14 rumah yang ada di bawahnya hingga mengalami rusak berat dan menimbulkan korban jiwa. (rilis/win)

Editor: Dikki
    Bagikan:  


Berita Terkait