2 Prajurit TNI Gugur, Fadli Zon Sebut Separatisme di Papua Semakin Berbahaya

Jawa Barat —Minggu, 24 Jan 2021 11:46
    Bagikan:  
2 Prajurit TNI Gugur, Fadli Zon Sebut Separatisme di Papua Semakin Berbahaya
Fadli Zon (sumber foto : istimewa)


POSKOTAJABAR, JAKARTA.

Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon menyampaikan rasa duka cita atas gugurnya prajurit TNI yang bertugas di perbatasan Papua-Papua Nugini.

Dalam akun Twitter resminya, Fadli Zon juga menilai peristiwa tersebut menunjukkan gerakan kelompok separatisme di Papua semakin berbahaya.

 

BACA JUGA : Hendak Menyebrangi Sungai Gunakan Jerigen, Naas Salah Satu Korban Tenggelam

 

"Turut berduka cita wafatnya prajurit TNI. Semoga diterima di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Gerakan Separatisme di Papua semakin berbahaya," kata Fadli melalui akun Twitternya, @fadlizon, Sabtu (23/1/2021).

 

Pratu Roy Ditembak Usai Salat Subuh

Sebagai informasi, Pratu Roy Vebrianto gugur saat bertugas di Pos TNI wilayah Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Jumat (22/1/2021) usai menunaikan salat Subuh. Roy ditembak secara biadab dan membabi buta oleh kelompok Teroris KKB Papua.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa menuturkan, Pratu Roy bahkan ditembak secara membabi buta oleh KKB usai melaksanakan salat subuh di Pos Titigi Yonif Raider 400/BR di Kampung Titigi Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya Papua Jumat, (22/1/2021).

 

BACA JUGA : Pembunuhan Pasangan Gay Hebohkan Warga Jawa Tengah, Lantaran Sakit Hati

 

"Informasi yang didapat, Pratu Roy ditembak dari jarak 200 meter pada saat melaksanakan pembersihan usai melaksanakan ibadah salat subuh," kata Suriastawa dalam keterangannya, Jumat 22 Januari 2021 sore.

Pratu Roy Vebrianto merupakan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Papua Nugini dari Batalyon Raider 400/Banteng Raiders, Komando Daerah Militer IV Diponegoro.

Selain Pratu Roy, kelompok keji tersebut juga menembaki Pratu Dedi Hamdani dari Pos Hitadipa. Dedi ditembaki saat melakukan pengejaran kepada kelompok tersebut. (dwa)

Editor: Dikki
    Bagikan:  


Berita Terkait