Maya Nabila Jadi Mahasiswi S3 Termuda ITB pada Usia 21 Tahun

Pendidikan —Minggu, 24 Jan 2021 16:58
    Bagikan:  
Maya Nabila Jadi Mahasiswi S3 Termuda ITB  pada Usia 21 Tahun
Mahasiswi S3 termuda di ITB, Maya Nabila. (ist/www.itb.ac.id)

POSKOTAJABAR, BANDUNG. 

Maya Nabila merupakan salah seorang yang boleh dikatakan punya prestasi yang bagus di dunia pendidikan. Betapa tidak, pada usia yang baru menginjak 21 tahun, wanita cantik asal Padang, Sumatera Barat itu telah sukses menembus studi S3, dengan predikat sebagai mahasiswi termuda untuk program tersebut. Tidak tanggung-tanggung, dia bisa mengenyam studi S3-nya di Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk Tahun Akademik 2021/2022.

Sehingga, dara kelahiran 9 Mei 1999 pun sukses menyabet predikat Mahasiswi S3 Termuda ITB. Maya Nabila mengambil program studi matematika pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB.

Dikutip dari www.itb.ac.id, kecemerlangannya dalam mengasah otak sudah mulai terlihat saat memasuki SD di usia 5 tahun. Pada saat jenjang SMA, ia mengambil program akselerasi. Sehingga, menamatkan pendidikan menengah tersebut dalam kurun waktu dua tahun ditambah lagi dengan lulus pendidikan sarjana kurang dari empat tahun. 

BACA JUGA:  Daftar Nama 7 Muslim yang Ada di Kabinet Joe Biden, Joe akan Mencetak Sejarah

”Sejak dari dulu aku memang suka belajar hal baru dan alhamdulillah ada kesempatan lanjut S2 dan S3 dengan program Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) Kemenristekdikti. Mungkin juga ada faktor lingkungan keluarga, soalnya papa juga kuliah sampai S3,” ucap Maya Nabila yang memang senang bersekolah sejak kecil.

Ia sempat memiliki kendala harus menyesuaikan pelajaran yang sebelumnya didapatkan saat mengambil studi sarjana pada Universitas Andalas prodi matematika.

Ketika ditanya mengenai perasaan menjadi mahasiswa termuda S3, ia menjawab, ”Perasaannya, yah senang sih ya. Tetapi ini belum jadi apa-apa ‘kan, baru menjadi mahasiswa termuda saat ini, aku belum punya kontribusi apapun untuk kampus ataupun negara,” tutur mahasiswa termuda tersebut.

Harapannya dengan masih adanya kesempatan mengenyam pendidikan  di ITB, ia  bisa belajar lebih banyak dan menambah jaringan. Sehingga, dapat mengenal dunia luar.

BACA JUGA:  Petugas Satgas Covid 19 Bekasi Kota Menyegel Lima Tempat Usaha Disegel Karena Melanggar Aturan PPKM

“Aku punya cita-cita ingin jadi dosen, aku ingin mengajar dan membagikan ilmu yang aku dapatkan selama kuliah di ITB ini. Aku juga berharap di instansi manapun nanti aku berada, aku bisa memberi pengaruh positif di sana,” ujar lulusan Universitas Andalas tersebut.

Target Maya yang paling dekat saat ini adalah menyelesaikan S3 tepat waktu, lalu mencari pekerjaan. Selain ingin menjadi seorang dosen yang baik, Maya berharap mempunyai kesempatan atau kemampuan untuk mendirikan sekolah. Terkhusus bagi orang yang tidak mampu karena menurutnya pendidikan itu penting.

“Membangun karakter dan pola pikir itu penting dalam hidup. Mungkin ada beberapa hal yang bisa dipelajari dari pendidikan nonformal, tetapi untuk hal tertentu seperti sosialisasi, sopan santun, perkembangan ilmu, dan teknologi bisa dibantu dengan menempuh pendidikan formal,” ucap Maya. (ruh) 

Editor: Setiawan
    Bagikan: