PTPN VIII Melaporkan Habib Rizieq Shihab dalam Kasus Dugaan Penyerobotan Tanah

Jawa Barat —Minggu, 24 Jan 2021 17:19
    Bagikan:  
PTPN VIII Melaporkan Habib Rizieq Shihab dalam Kasus Dugaan Penyerobotan Tanah
Habib Rizieq Shihab seusai diperiksa di Polda Metro Jaya. (Ist.)

POSKOTAJABAR, JAKARTA. 

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII melaporkan Habib Rizieq Shihab (HRS) ke Bareskrim Polri, terkait kasus dugaan penyerobotan tanah. Laporan tersebut dituding Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro, sebagai bentuk pembungkaman terhadap HRS.

"Saya lihat ini adalah bagian dari proses grand design terkait dengan Habib Rizieq kemudian organisasi FPI dan juga pesantren. Kami sangat menyesalkan laporan ini karena proses dialog setelah somasi sedang berlangsung," kata Sugito, Sabtu (23/01/2021).

BACA JUGA:  Maya Nabila Jadi Mahasiswi S3 Termuda ITB pada Usia 21 Tahun

Dikatakan, laporan itu muncul di saat marak kasus terkait HRS, FPI, dan penembakan enam laskar. Namun, di atas lahan tersebut banyak pihak yang menguasai, entah menguasainya sesuai prosedur hukum atau tidak. Tapi kalau itu sebagai bagian proses hukum, pihaknya siap menghadapi.

"HRS itu harus diakui sangat oposan terhadap pemerintah. Kemudian sangat kritis terhadap kebijakan yang bertentangan dengan hukum karena merugikan kepentingan umat Islam," ujar Sugito.

Menurutnya, pihak HRS mengikuti setiap tahapan prosedur hukum, termasuk dalam soal penggarapan lahan-lahan tanpa izin oleh Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

BACA JUGA:  Joe Biden Gonta-Ganti Pena Saat Tanda Tangani 17 Perintah Eksekutif, Berikut Alasannya

"Kalau mereka laporkan pidana, mungkin kami akan melakukan gugatan secara perdatanya untuk memastikan bahwa lahan di Markaz Syariah itu adalah harus dibuktikan dulu punya PTPN atau penggarap, karena putusan MA yang dimasukkan dalam 11 butir itu, 9 SHGU dibatalkan oleh MA yang dimiliki PTPN VIII," kilahnya. 

Laporan polisi tersebut dibuat PTPN VIII ini teregister dengan nomor: LP/B/0041/I/2021/Bareskrim tertanggal 22 Januari 2021, dengan terlapor Muhammad Rizieq Shihab selaku ulama dan Gabriele Luigi Antoneli selaku pastor. (Ilham/win)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait