Dua Wisatawan Terseret Ombak Pantai Jayanti, Satu Dalam Pencarian

Jawa Barat —Minggu, 24 Jan 2021 18:11
    Bagikan:  
Dua Wisatawan Terseret Ombak Pantai Jayanti, Satu Dalam Pencarian
Petugas gabungan bergegas menuju lokasi wisatwan yang terseret arus ombak Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Minggu (24/1/2021). (foto:nuki)

POSKOTAJABAR,CIANJUR


Dua orang wistawan asal Cianjur terseret arus ombak Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Minggu (24/01/2021). Satu orang berhasil selamat, sementara rekannya tak dapat tertolong, hingga kini korban masih dalam pencarian tim.

Informasi dihimpun, kedua wisatawan merupakan warga Kampung Benok RT 1/2, Desa Limbangansari, Cianjur Kota. Mereka tengah berlibur ke pantai Jayanti. 

Namun naas, saat berenang keduanya terseret arus ombak hingga terbawa ketengah. Satu orang dapat tertolong dan ditemukan dengan selamat, sedangkan satu orang lagi belum ditemukan. 

Kapolsek Cidaun AKP Mardi Sumardi SH mengatakan, benar ada dua orang pengunjung warga BLK Kampung Benuk RT 1/2, Desa Limbangansari, Cianjur Kota, yang tenggelam akibat terseret ombak pantai Jayanti ketika sedang berenang.

"Anggota kami bersama Anggota TNI dan Tim SAR juga Tagana dibantu warga Nelayan, masih melakukan pencarian korban satu orang lagi yang belum ditemukan, yaitu atas nama Rustana Satriaji (23)," ujarnya, Minggu (24/01/2021).



Mardi menuturkan kronologis kedua pengunjung yang tenggelam di Pantai Jayanti, hasil keterangan para saksi mereka tiba bersama rombongan dari Cianjur kota sekitar pukul 00.00 WIB, hendak berlibur.

Menjelang pagi sekitar pukul 07.09 WIB. Korban kemudian bersama sama 3 orang temannya berenang di pantai, tak jauh dari Dermaga Pelabuhan Jayanti.

"Salah seorang korban bernama Irfan (19) sempat terseret arus ombak namun bisa diselamatkan oleh saksi Idris (19). Sedangkan Korban bernama Rustana Satriaji (23) terbawa arus ombak, hingga ampai sekarang ini belum bisa ditemukan,"bebernya.



Terpisah keterangan dari Kepala UPTD PPI Jayanti Eli Muslihat menjelaskan, berdasarkan laporan dari petugas lapangan, mereka datang ke lokasi Pantai Jayanti bersama teman temannya tiba tengah malam sekitar pukul 00.00 WIB.

Lalu mereka menuju pantai Cipunage dan tidur di lokasi Pantai Cipunage, dan pagi harinya sekitar pukul 06.00 WIB, mereka berenang. Pada saat itu petugas sempat menegur mereka karena situasi ombak sedang pasang, dan mereka sempat naik ke darat.

 "Petugas sudah melarang mereka untuk tidak berenang, namun tetap bandel dan memaksa, sehingga mereka pindah mencari lokasi lain untuk berenang, dan akhirnya dua orang berenang didekat dermaga, di lokasi itulah keduanya terseret ombak. Satu orang dapat diselamatkan, namun satu orang lagi terbawa arus ombak," bebernya.




Eli menambahkan, kondisi cuca saat ini di laut Selatan khususnya Pantai jayanti sedang tidak bersahabat. Gelombang ombak tinggi dan sir laut pasang disertai angin kencang.

"Berbagai cara informasi himbauan larangan sudah kami lakukan, baik itu memasang papan informasi di pintu masuk juga di tiap penjuru Pantai Jayanti. Namun nyatanya di lapangan masih saja ada warga pengunjung bandel dan akibatnya terbawa arus," pungkasnya. (Nuki)





Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait