Bakamla Mengamankan Dua Kapal Tanker Asing, Diduga Lakukan Transfer BBM Ilegal

Jawa Barat —Minggu, 24 Jan 2021 19:13
    Bagikan:  
Bakamla Mengamankan Dua Kapal Tanker Asing, Diduga Lakukan Transfer BBM Ilegal
Dua kapal tangker yang ditangkap Bakamla RI. (ist)

POSKOTAJABAR, JAKARTA.  

Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI mengamankan dua kapal berjenis motor tanker (MT) asing, yang diduga melakukan transfer bahan bakar minyak (BBM) ilegal di perairan Pontianak, Minggu (24/01/2021). Proses pengamanan tersebut dilakukan saat KN Marore-322 yang dikomandani Letkol Bakamla Yuli Eko Prihartanto sedang melaksanakan Operasi Keamanan dan Keselamatan Laut Dalam Negeri "Trisula-I/21”.

Saat melaksanakan patroli, pukul 05.30 WIB KN Marore-322 mendeteksi kontak radar diam dengan indikasi AIS dimatikan pada baringan 260 jarak 17NM posisi 00° 02' U - 107° 37' T. Guna memastikan Komandan KN Marore-322 memerintahkan untuk bergerak mendekati kontak dengan kecepatan 16 knot.

BACA JUGA:  Bagi Mesut Oziel, Bola dan Leluhur Adalah Cinta

Pada pukul 06.00 WIB KN Marore-322 mendeteksi secara visual, terdapat 2 kapal berjenis MT yang sedang melaksanakan ship to ship diduga melakukan transfer BBM ilegal dan dengan sengaja menutup nama lambung kapal dengan kain, untuk mengelabuhi aparat penegak hukum Indonesia.

Kemudian, KN Marore-322 melakukan kontak radio channel 16 untuk menanyakan perihal keberadaannya di perairan Pontianak. Tidak ada respons dari kedua kapal berjenis MT tersebut, sehingga menambah kecurigaan KN Marore-322.

Menindaklanjuti kecurigaannya, Komandan KN Marore-322 Letkol Bakamla Yuli Eko Prihartanto menghubungi Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Suwito, S.E., M.Si (Han) dan mendapatkan perintah untuk melaksanakan pemeriksaan serta penggeledahan.

BACA JUGA:  Dua Wisatawan Terseret Ombak Pantai Jayanti, Satu Dalam Pencarian

Hasil dari pemeriksaan awal, diketahui bahwa dua kapal tanker tersebut bernama MT Horse berbendera Iran dan MT Frea berbendera Panama. Dugaan awal, kedua kapal tanker melanggar hak lintas transit pada ALKI I dengan keluar dari batas 25NM ALKI melakukan lego jangkar di luar ALKI, melaksanakan ship to ship transfer BBM ilegal, tidak mengibarkan bendera kebangsaan, AIS dimatikan serta MT Frea melaksanakan oil spiling.

Untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan, kedua kapal tanker akan dikawal menuju Batam. (tri)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait