Jaga Keselamatan dari Covid-19, Kabupaten Indramayu Tetap Berlakukan Belajar Sistem Daring

Pendidikan —Senin, 25 Jan 2021 07:02
    Bagikan:  
Jaga Keselamatan dari Covid-19,   Kabupaten Indramayu Tetap Berlakukan Belajar Sistem Daring
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Indramayu, H. Caridin, S.Pd., M.Si. (foto: Yan)


POSKOTAJABAR, INDRAMAYU.

Sekalipun banyak orang tua murid juga guru yang menginginkan segera dilakukan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru 2021,  namun Plt. Kepala Dinas Pendidikan Indramayu Caridin menegaskan, proses pembelajaran para siswa di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat  masih akan menggunakan sistem dalam jaringan atau belajar daring.

Hal tersebut diungkapkan Plt.  Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu Caridin ketika dihubungi wartawan, Minggu (24/01/2021).  Ia mengemukakan, keputusan belajar daring  berdasarkan hasil rapat dengan pihak Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu beberapa waktu lalu yang hasilnya disepakati menunda kegiatan belajar siswa sistem tatap muka.

"Ini dilakukan karena kami menjaga keselamatan peserta didik, keselamatan guru, masyarakat, tenaga pendidikan lainnya, agar tidak terjadi kluster baru (Covid-19) di lingkup pendidikan," katanya.

 Diakui, pada awalnya Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu telah menyiapkan dua opsi atau pilihan untuk masa pembelajaran siswa pada tahun ajaran baru, yaitu pembelajaran tatap muka dan daring.

 

"Ternyata  hasil rapat bersama keputusan Bupati Indramayu dengan mempertimbangkan Kabupaten Indramayu masih zonanya seperti ini, belajar secara tatap muka ditunda dahulu," tegasnya.

 

BACA JUGA : Ajang Adu "Bagong" di Pangadaran Dibubarkan Aparat Gabungan


Dalam kegiatan belajar daring, pihaknya mendukung para guru untuk lebih kreatif dan inovatif agar kegiatan belajar siswa tak membosankan. Hal itu seperti yang sudah dibuktikan dengan aplikasi Sibelmi sebagai media pembelajaran di masa pandemi agar tak membosankan.

 Dikatakan, agar belajar tak membosankan, pihaknya bekerja sama dengan radio siaran pemerintah daerah untuk pembelajaran siswa melalui siaran. Sedangkan untuk pembelajaran melalui layar kaca televisi, baru bisa disaksikan di layar televisi milik pemerintah. Untuk TV  yang bisa diikuti baru TVRI yang sudah dicanangkan Kemendikbud.


BACA JUGA :Cerita Heroik Korps Marinir TNI AL Bantu Pengungsi Gempa Sulawesi Barat Melahirkan di Tenda Darurat

 

Untuk belajar tatap muka diperkirakan bisa dilakukan jika vaksin sudah diberikan. Meski demikian tetap saja perlu ada kesepakatan bersama terlebih dahulu. Nanti akan ada  evaluasi bersama antara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu dengan kami, ucapnya.

 Jika belajar tatap muka sudah dibolehkan pasti diberlakukan adaptasi kebiasaan baru. Jumlah siswa dalam ruangan dan durasi belajar dibatasi. Tak seperti saat belajar dalam kondisi normal. Karena untuk menekan jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, katanya.   (Yan)



BACA JUGA  : Dua Wisatawan Terseret Ombak Pantai Jayanti, Satu Dalam Pencarian

 

 

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait