Hexymer Dijual Secara Online Sasaran Pelajar di Tasikmalaya, Dua Pelaku Ditangkap

Kriminal —Senin, 25 Jan 2021 18:02
    Bagikan:  
Hexymer Dijual  Secara Online Sasaran  Pelajar  di Tasikmalaya, Dua Pelaku Ditangkap
Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono menunjukan barang bukti obat terlarang berikut para pelaku. (foto:kris)

POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA.

Satnarkoba Polres Tasikmalaya berhasil menangkap dua tersangka pengedar psikotropika jHexymer yang dijual secara online kepada konsumennya,

Demikian diungkapkan Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono  saat konfrensi Pers, Senin (25/01/2021).

Jenis psikotropika yang berhasil diamankan dari tangan dua pelaku, yakni NR dan CH asal Kecamatan Karangnunggal berupa delapan butir Riklona Clonazepam 2 mg dan 1.000 butir obat berwarna kuning berlogo "DM" di duga obat dextrometorpham.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono mengatakan, Satnarkoba Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Psikotropika jenis Riklona Clonazepam sebanyak 2 miligram dan penyalahgunaan sediaan farmasi jenis obat Hexymer Trihexyphenidyl.

"Kami berhasil mengamankan barang bukti delapan butir psikotropika jenis Riklona Clonazepam 2 mg yang disimpan di dalam saku bagian dalam jaket tersangka. Kemudian satu pot obat berwarna putih dengan jumlah 1.000 butir diduga Dextromethorpan," papar Rimsyahtono.


BACA JUGA : Genose, Alat Pendeteksi Covid 19 Akan Mulai Digunakan 5 Febuari 2021 di Moda Transportasi Bus


Kata dia, Obat-obat terlarang tersebut di jual secara online kepada pelajar dan pengangguran di wilayah Tasikmalaya Selatan. Selain mengamankan ribuan pil terlarang, kepolisian juga mengamankan 2 buah handphone untuk digunakan bertransaksi obat terlarang.

"Serta para tersangka ini menjual obat-obatan terlarang tersebut dengan harga Rp 10 ribu per tiga butir. Selain mengedarkan para tersangka mengkonsumsi obat-obatan psikotropika tersebut," tambahnya.


BACA JUGA : Program Kartu Prakerja Gelombang 12 Segera Dibuka, Berikut Cara Daftarnya



Kedua tersangka dijerat Pasal 62 Junto 60 ayat (3 dan 5) Undang-undang RI Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dan Pasal 196 Junto 198 Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan dijerat UU RI Tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun. Dan Undang-undang Tentang Kesehatan diancam hukuman maksimal 20 tahun. (Kris)



BACA JUGA : Joe Biden Larang 30 Negara Masuk Amerika Serikat, Berikut Daftarnya!

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait