Usai Menulis Status Ujaran Kebencian kepada Nakes, Pemain Kendang Datangi Polsek Parigi

Jawa Barat —Selasa, 26 Jan 2021 07:33
    Bagikan:  
Usai Menulis Status Ujaran Kebencian kepada Nakes, Pemain Kendang Datangi Polsek Parigi
S pemain kendang (kiri) yang membuat status di WhatsApp yang bernada ujaran kebencian kepada Pejabat dan Tenaga Kesehatan saat di Mapolsek Parigi (foto: ist)

POSKOTAJABAR, PANGANDARAN.

Warga Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran Jawa Barat berinisial S (27) mendatangi Mapolsek Parigi, Senin (25/01/2021) pada pukul 20.30 WIB.

Kedatangan pria yang berprofesi penabuh kendang ke Polsek Parigi Polres Ciamis itu berkaitan dengan status ujaran kebencian yang di tulis di WhatsApp. 


Berdasarkan informasi yang di himpun POSKOTAJABAR,  S membuat status ujaran kebencian itu atas dasar kekecewaan terhadap pemerintah. Karena yang bersangkutan sebagai pelaku seni (pemain kendang,red) untuk bulan ini sampai 10 panggung hiburan yang akan dia pentas semuanya di batalkan karena ada pemberlakuan PSBB di Kabupaten Pangandaran.

BACA JUGA : Saat Bermain Bocah 10 Tahun Meninggal Masuk Sumur di Kolam Ikan


Karena rasa kecewa dan emosi, maka yang bersangkutan membuat status tersebut di atas namun tidak menyadari bahwa efek dari status tersebut menyinggung seluruh tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Kabupaten Pangandaran dan Indonesia pada umumnya.

Sampai saat ini pelaku masih di Mapolsek Parigi sambil menunggu dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran membuat laporan resmi terkait ujaran kebencian tersebut.


Sampai berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi baik dari pihak Kepolisian maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran. (dry)






Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait