Pemkot Bandung Menyambut Baik Kerjasama dan Inovasi Penanggulangan Covid-19 dengan Penguatan Puskesmas

Jawa Barat —Selasa, 26 Jan 2021 13:10
    Bagikan:  
Pemkot Bandung Menyambut Baik Kerjasama dan Inovasi Penanggulangan Covid-19 dengan Penguatan Puskesmas
Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana, mengatakan, Pemkot Bandung menyambut baik upaya Pemprov Jabar untuk mendorong kerja sama dan inovasi dalam penanggulangan Covid-19. (Humas Pemkot Bandung)
POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyambut baik upaya Pemprov Jabar untuk mendorong kerja sama dan inovasi dalam penanggulangan Covid-19 melalui program penguatan 100 Puskesmas di 12 kota/kabupaten di Jawa Barat. Salah satunya adalah Kota Bandung. Pasalnya, hal itu dapat menguatkan Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan terdekat dengan masyarakat.

Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana, mengatakan, Pemkot Bandung menyambut baik upaya tersebut karena melalui program penguatan Puskesmas bisa mempercepat pencarian dan penelusuran kasus Covid-19 dengan 3T. Langkah tersebut sesuai dengan arahan Presiden RI, Joko Widodo, untuk mengaktifkan Puskesmas sebagai simpul 3T (Testing, Tracing, Treatment).


"Ini satu upaya yang baik. Kalau di level Puskesmas, mudah-mudahan semakin mempercepat tracing-nya. Begitu di-test positif, langsung di-tracing siapa yang kontak erat. Mudah-mudahan mengurangi penyebaran," ungkap Yana, usai mengikuti Rakor Persiapan Penguatan Puskesmas secara virtual, Selasa 26/01/2021).

Melalui program tersebut, Yana berharap, bisa membantu penanganan pasien Covid-19. Sehingga, tidak terjadi penumpukan maupun antrean di Rumah Sakit rujukan. Terlebih, saat ini bed occupancy rate (ketersediaan tempat tidur) di Rumah Sakit rata-rata di atas 80 persen.

"Jadi, mudah-mudahan dengan difungsikannya Puskesmas sebagai rujukan juga bisa mengurangi beban dan mempercepat penanganan pasien Covid-19," ujarnya.

Di Kota Bandung, kata Yana, ketersediaan TT (Tempat Tidur) di Rumah Sakit rujukan Covid-19 kini sudah mencapai 75%.  Meski terlihat menurun, Yana meminta masyarakat harus tetap waspada, mengingat kasus positif aktif semakin bertambah setiap harinya.


"Karena menurun itu,  jumlah TT bertambah. Jadi, persentasenya sebetulnya keliatan menurun. Padahal, huniannya sudah di atas 1000. Makanya, kita harus tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, tetap berprilaku hidup bersih dan sehat. Insyaallah kita semua terhindar dari Covid-19," tuturnya.

Yana mengatakan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung untuk segera menindaklanjuti program tersebut.

"Ini coba kita diskusikan, karena 100 Puskesmas itu untuk 12 kabupaten/kota. Kota Bandung kita nanti kebagian berapa. Kemudian ada 3.000 kader perawat yang akan dibiayai Pemprov, itu juga kita kebagian berapa," ucap Yana. (nang's)
Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait