Reskrim Polsek Sawangan Menangkap Empat Pelaku Penyalahgunaan Narkoba yang Dikendalikan dari Dalam Lapas

Kriminal —Selasa, 26 Jan 2021 16:14
    Bagikan:  
Reskrim Polsek Sawangan Menangkap Empat Pelaku Penyalahgunaan Narkoba yang Dikendalikan dari Dalam Lapas
Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael Lumban Tobing, didampingi Wakapolsek, AKP Ahmadi, dan Kanit Reskrim, Iptu Burhan, mengungkap para pelaku penyalahgunaan narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas Pa

POSKOTAJABAR, DEPOK. 

Reskrim Polsek Sawangan menangkap empat pelaku penyalahgunaan narkoba, yang dikendalikan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Pelaku AL (44), sopir alat berat, berhasil ditangkap anggota polisi dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sawangan, Iptu Burhan, bersama ketiga pelaku lainnya yaitu DA (20), HE (30), dan JA (30) dengan cara transaksi.

"Ada informasi warga, kalao ada transaksi narkoba di dalam Lapas Paledang Kota Bogor, dengan cara COD. Anggota melakukan pendalaman dan melakukan undercover transaksi di daerah Pondok Cabe Udik, Tangerang Selatan, hingga pelaku AL dapat ditangkap," ujar Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael Lumban Tobing, didampingi  Wakapolsek, AKP Ahmadi, dan Kanit Reskrim, Iptu Burhan, di ruangannya, Selasa (26/01/2021) siang.

BACA JUGA:  Tenaga Kesehatan yang Bertugas di Daerah Suku Adat Baduy Menjalani Vaksinasi

Mantan Kapolsek di kepulauan Bangka Belitung ini, mengungkapan, dari penyelidikan terhadap pelaku AL, petugas kembali menangkap ketiga pelaku lain yang  berperan sebagai pengguna di daerah Sawangan dan Pancoran Mas.

"Untuk ketiga pelaku ini yaitu DA, HE,  dan JA hanya sebagai pengguna sabu yang beli dari AL yang  dikendalikan dari balik lapas berstatus residivis status tahanan," katanya.

Perwira jebolan Akpol 2008 ini mengungkapkan, dari para pelaku disita barang bukti  0,86 gram shabu dan 2,46 gram daun ganja kering siap pakai. Berdasarkan alasan masing-masing, pelaku hanya sebagai pengguna narkotika dan rata-rata menggunakan sabu atau ganja sebagai penambah stamina kerja.

"Pelaku ada yang bekerja sebagai sopir ekpidisi dan kuli bangunan. Kalau tidak mengonsumsi sabu atau ganja tidak semangat. Setiap menggunaka  pelaku membeli paket hemat ukuran 1/2 ji atau seharga Rp. 100 ribuan,"paparnya.

BACA JUGA:  Termasuk Kapten Afwan, 9 Korban Sriwijaya Air SJ-182 Belum Teridentifikasi DVI


Mempertanggung jawabkan perbuatan keempat pelaku, dikenakan ancaman pidana sesuai UU Narkotika Nomor 35 Tahun 1009 Pasal 114, 112, dan atau 111 dengan hukuman diatas 5 tahun penjara.

"Meski tengah pandemi, selain menegakan pendisiplinan protokol kesehatan, namun dalam penegakan hukum dalam penyalahgunaan narkoba tidak akan kompromisi dan pasti akan ditindak tegas ," tegasnya. (angga/tri)

Editor: Setiawan
    Bagikan: