Cegah Penularan Corona, Peneliti Sebut Pakai Dua Masker Jauh Lebih Baik

Kesehatan —Selasa, 26 Jan 2021 16:53
    Bagikan:  
Cegah Penularan Corona, Peneliti Sebut Pakai Dua Masker Jauh Lebih Baik
illustrasi memakai masker. foto Defa

POSKOTAJABAR, BANDUNG

Penyebaran virus corona menjadi ancaman serius. Belum lagi kabar mutasi virus ini semakin mengkhawatirkan. 

Dikutip dari New York Post, Ahli penyakit menular Amerika Serikat Anthony Fauci mengatakan bahwa menggunakan dua masker wajah lebih baik daripada hanya satu.

Fauci yang juga merupakan direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID) menyatakan upaya double-masking merupakan cara logis untuk mengekang penyebaran virus corona baru.

“Jika Anda memiliki penutup fisik dengan satu lapisan, kemudian Anda pasang lapisan lain, itu masuk akal bahwa kemungkinan akan lebih efektif,” katanya.


Penasihat Gedung Putih itu juga menjelaskan bahwa penutup wajah mencegah tetesan pernapasan dan virus menyebar ke orang lain, serta melindungi pemakainya. Sejauh ini, upaya menggunakan masker adalah yang terbukti efektif mengurangi penyebaran di komunitas masyarakat.

Pakar lain juga mengatakan bahwa memakai masker bedah di bawah kain penutup wajah memberikan perlindungan lebih. Martin Cohen, dokter dari departemen ilmu lingkungan dan kesehatan kerja University of Washington salah satunya.

Berkata kepada The Post, menurut Cohen, jika garis perlindungan pertama seperti syal tidak signifikan maka orang bisa memakai lapisan yang lainnya. Jelas, semakin banyak lapisan serat yang dimiliki antara mulut satu orang dengan orang lain, risiko penyebaran infeksi semakin kecil.

BACA JUGA:  Reskrim Polsek Sawangan Menangkap Empat Pelaku Penyalahgunaan Narkoba yang Dikendalikan dari Dalam Lapas

“Idealnya adalah bahwa itu [memakai dua masker atau penutup wajah] harus pas, tanpa membuat Anda merasa tidak nyaman,” tandasnya.

Adapun, Center for Disease Control and Prevention (CDC) saat ini merekomendasikan agar orang memakai masker yang memiliki dua atau lebih lapisan kain, yang dapat dicuci dan tetap memungkinkan orang bernapas dengan normal.


Editor: Ririn
    Bagikan:  


Berita Terkait