Polres Tasikmalaya Amankan Residivis Penyalahgunaan Narkotika

Kriminal —Selasa, 26 Jan 2021 20:25
    Bagikan:  
Polres Tasikmalaya Amankan Residivis  Penyalahgunaan Narkotika
asikmalaya AKBP Rimsyahtono di dampingi Kasat Narkoba berhasil mengungkap peredaran Kristal sabu di wilayah Kab. Tasikmalaya. (foto:kris)
POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA.

Satnarkoba Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu kristal, dari tiga tersangka satu diantaranya residivis kasus yang sama.

Salah satu tersangka yang keluar masuk penjara yakni bernama Jajang alias Bonel (40) warga kampung Kubang RT 03/06 Desa Sukanegara Kecamatan Tanjungjaya, ditangkap dan mengamankan narkoba jenis sabu seberat 0,83 gram yang ditangkap di Terminal Bus Singaparna, Selasa (26/01/2021).
 
Selain itu, Satnarkoba Polres Tasikmalaya berhasil mengamankan dua tersangka pengedar sabu lainnya Ahmad Yusup dan Dede Aris yang Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya.
 
Dari hasil penangkapan kedua tersangka tersebut polisi berhasil mengamankan narkotika sabu seberat 0,40 gram. Sabu diduga akan dikonsumsi dan diedarkan atau dijual kepada konsumen di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
 
Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono menjelaskan, Satnarkoba Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis kristal sabu diwilayah Hukum Polres Tasikmalayq.
 
Pengungkapan kasus ini, berawal dari waktu kejadian Sabtu (16/01/2021) sekira pukul 00.30 di Terminal Bus Singaparna tepatnya di Desa Singasari Kecamatan Singaparna beberapa waktu lalu.
 
Awal penangkapan tersangka datang ke Kampung Ambon Jakarta Barat, dengan maksud membeli Narkotika jenis sabu, ke salah satu rumah dan sekitar pukul 16.00 WIB, tersangka membeli barang tersebut seharga Rp.1.100.000, kemudian dari situ seseorang memberikannya secarik kertas yang bertuliskan nama dan nomor handphone sdr. POOT, yang mana sudah membeli narkotika jenis kristal sabu.

"Setelah mendapatkan barang tersebut, tersangka memisahkan sabu kristal tersebut ke dalam plastik bening dan disimpan di dalam celana levis dan topi yang sudah dibalut dengan tissue, dan sekitar pukul 18.00 WIB, tersangka langsung kembali ke Singaparna," katanya.

 
Kemudian Jajaran kepolisian pada Satnarkoba Polres Tasikmalaya melakukan penyelidikan terhadap sdr. POOT, yang kemudian dibikin surat DPO dan berhasil mengamankan dua tersangka pengedar sabu lain yakni Ahmad Yusup warga kampung Sabeulit dan Dede Aris warga Kampung Pasanggrahan di tangkap di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya.
 
"Dari hasil penangkapan  pihak kepolisian berhasil mengamankan narkotika jenis kristal sabu, seberat 0,40 gram dan 0,83 gram  total keseluruhannya yakni seberat 1,23 gram," ujarnya


 
Para tersangka dijerat pasal 112 ayat (1) Junto 114 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan Narkotika. Dengan ancaman kurungan penjara empat sampai 12 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp. 800 juta dan paling banyak Rp.800 miliar. ( Kris)


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait