Tim DVI Polri Kembali Berhasil Identifikasi Dua Korban Pesawat Sriwijaya SJ-182

Jawa Barat —Rabu, 27 Jan 2021 06:50
    Bagikan:  
Tim DVI Polri Kembali Berhasil Identifikasi Dua Korban Pesawat Sriwijaya SJ-182
Laporan tim DVI atas identifikasi korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182. (Ifand)

POSKOTAJABAR, BANDUNG

Tim Disaster Victim Identification (DVI) kembali berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Selasa (26/1/2021). Hingga kini, tersisa tujuh korban lagi yang masih dilakukan identifikasi oleh petugas gabungan.

Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Asep Hendradiana mengatakan, pihaknya kembali mengidentifikasi dua jenazah yang didapatkan dari pencocokan data DNA antemortem dengan postmortem.

"Kedua korban yang berhasil kami identifikasi adalah Zurisya Zuar Zai, 8, dan Umbu Kristin Zai, 2," katanya, Selasa (26/1/2021).

BACA JUGA : Sekitar 10 Ribu Warteg di Jabodetabek Akan Gulung Tikar pada Tahun 2021

Menurut Asep, bila mengacu manifes penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182, nama Zurisya tercatat di nomor 22, sementara Umbu tercatat di nomor 23. Keduanya menjadi korban kecelakaan bersama sang ibu Arneta Fauzia dan adik mereka Fao Nuntius Zai, 11 bulan.

"Namun untuk ibu dan satu anaknya sudah berhasil dilakukan identifikasi lebih dulu," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Instalasi DNA RS Polri Kramat Jati, dr. Niken Budi Setiawati menambahkan, Zurisya dan Umbu teridentifikasi dari pencocokan data DNA kedua orangtua.

“Alhamdulillah ini sekeluarga sudah teridentifikasi semua, ibu dan satu anaknya sudah teridentifikasi di tanggal 17 dan 16 Januari kemarin," ungkapnya.

 BACA JUGA :  KPK akan Periksa Lima Anggota DPRD Jawa Barat, Terkait Suap Proyek di Pemkab Indramayu

dr. Niken menambahkan, dengan penambahan ini maka total jenazah korban Sriwijaya Air SJ 182 yang sudah teridentifikasi Tim DVI hingga Selasa (26/1/2021) sebanyak 55. Dari total itu, masih tersisa tujuh korban lagi yang hingga kini masih terus dilakukan identifikasi.

"Tim masih terus bekerja dan mudah-mudahan semuanya bisa teridentifikasi dengan cepat," pungkasnya. (Ifand/tha)

0-
Editor: Ririn
    Bagikan:  


Berita Terkait