Kesadaran Warga Gunakan Masker Meningkat, Pelanggaran Prokes Turun

Jawa Barat —Rabu, 27 Jan 2021 20:40
    Bagikan:  
Kesadaran Warga Gunakan Masker Meningkat, Pelanggaran Prokes Turun
Kepala Bidang Penegakan produk hukum daerah Satpol PP Kota Bandung, Idris Kuswandi. (foto:aris)
POSKOTAJABAR, BANDUNG

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menyebutkan, tingkat kesadaran warga terhadap protokol kesehatan seperti memakai masker, mulai meningkat. Pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes) turun.

Kepala Bidang Penegakan produk hukum daerah Satpol PP Kota Bandung, Idris Kuswandi , mengatakan rujukannya adalah jumlah pelanggaran semakin menurun dibandingkan pada saat awal diterapkannya adatasi kebiasaan baru (AKB). 

"Pada saat AKB mulai Perwal 37 sampai Perwal 73 itu banyak sekali pelanggar yang kena denda administrasi tidak menggunakan masker," katanya, Rabu (27/01/2021).

Bahkan berdasarkan survei Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, ungkap Idris, Kota Bandung mendapatkan nilai memuaskan, yakni 91,4 persen dengan predikat masyarakatnya paling patuh menggunakan masker.

"Hasil survei tersebut, diumumkan pak Gubernur, Ridwan Kamil dalam akun instagramnya," terangnya.




Namun Idris menyayangkan, kesadaran dalam menjaga jarak (physical distancing) di masyarakat masih terbilang kurang. Begitu pun dengan para pelaku usaha yang dinilai masih memberi ruang kepada masyarakat.

"Pelaku usaha masih menyediakan kursi lebih dari 30 persen, tidak ada penanda di kursi. Selain itu, masih memasang kursi melebihi kapasitas," tuturnya.

Maka itu, Idris menyimpulkan, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap physical distancing di masa pandemi, juga didukung pelaku usaha.

"Makanya pada saat Prokes tidak dijalankan, yang kita denda adalah pelaku usaha," imbuhnya.




Idris memastikan, di masa perpanjangan PSBB Proporsional hingga 8 Februari mendatang, pihaknya bersama tim gabungan Satgas Covid-19 Kota Bandung akan semakin tegas dalam memberikan sanksi. 

Idris berharap, masyarakat maupun pelaku usaha bisa bersama-sama mendukung pemerintah untuk segera mengakhiri pandemi Covid-19, yakni dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.




"Kami mohon bersama-sama untuk mengikuti aturan, anjuran dan mematuhi segala ketentuan yang dibuat Pemerintah Kota Bandung. Ini dalam rangka kebaikan, mohon untuk ditaati," pintanya.

"Karena hakekatnya aturan dibuat untuk melindungi rakyat, dan mengutamakan kesehatan rakyat," imbuhnya. (Aris)



Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait