Dicopot Golkar, Lantaran Kepergok Selingkuh di Mobil ini Respon JAK

Jawa Barat —Kamis, 28 Jan 2021 12:12
    Bagikan:  
Dicopot Golkar, Lantaran Kepergok Selingkuh di Mobil ini Respon JAK
JAK- foto Golkar

POSKOTAJABAR,BANDUNG


Dalam jumpa pers yang digelar oleh PG Sulut di Kantor DPRD Provinsi Sulut sore tadi, JAK resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Ketua Harian DPD Golkar Sulut masa bakti 2020-2025 


Menurut Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan M Feryando Lamaluta, keputusan tersebut diambil sesuai hasil rapat pimpinan harian terbatas yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD Golkar Sulut Christiany Eugenia Paruntu. 


Baca Juga: Ramalan Zodiak Besok, Jumat 29 Januari 2021, Taurus Pendewasaan Diri, Leo Sebagai Pelindung 


"Saya diberi mandat untuk menyampaikan tentang klarifikasi dari Partai Golkar Sulawesi Utara," kata M Feryando Lamaluta didampingi oleh Sekretaris DPD Raski A Mokodompit dan Wakil Sekretaris Bidang Hubungan Lembaga Politik Danny A Rompis. 


Dengan memperetimbangkan situasi, kondisi pemberitaan beberapa hari terakhir ini Golkar Sulut mencoba menelaah, melihat, dan mencermati berdasarkan informasi dari masyarakat, media sosial dan dari media. 


"Maka dengan arif dan bijaksana, Partai Golkar Sulawesi Utara mengambil sikap menonaktifkan jabatan dari Ketua Harian Partai Golkar Sulawesi Utara Periode 2020-2025. Hal ini dilakukan untuk menjaga marwah dan wibawa Partai Golkar," ujar Feryando.

 

Menanggapi pencopotan jabatannya sebagai Ketua Harian Partai Golkar Sulawesi Utara , James Arthur Kojongian (JAK) mengaku belum mendapat pemberitahuan secara resmi dari Golkar Sulut hal tersebut.

 

Seharusnya menurut dia, Partai Golkar Sulut harus meminta klarifikasi terlebih dahulu kepada dirinya sebelum melaksanakan jumpa pers.


  Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta, Kamis 28 Januari 2021: Mama Rossa Tahu Siapa Pembunuh Roy? Elsa Takut di Penjara 

 

“Sampai saat ini, pengurus PG Sulut belum meminta klarifikasi terhadap saya, saya sangat menjunjung tinggi keputusan partai, tapi setidaknya partai memanggil saya dalam rapat internal terbatas pengurus DPD," tutur JAK yang dilansir dari MNC Media Portal Indonesia via pesan WhatsApp, Rabu (27/1/2021). 

 

Menurutnya proses ini harusnya dilihat oleh Golkar Sulut, karena peristiwa yang dialaminya bukanlah merupakan kasus korupsi atau kejahatan yang berat. Melainkan urusan pribadinya.


 BACA JUGA:  Ramalan Zodiak Hari ini, Kamis 28 Januari 2021: Sagitarius Takut Kecewa, Pisces Berterus Terang


"Ini bagian dari kehidupan saya, Golkar harus bedakan mana urusan organisasi hukum dan kehidupan pribadi," kata JAK.-res


BERBAGAI SUMBER

 

 

Editor: Resti
    Bagikan:  


Berita Terkait