PPM Jawa Barat Menyampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar

Jawa Barat —Kamis, 28 Jan 2021 13:14
    Bagikan:  
PPM Jawa Barat Menyampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar
Ketua PPM Jabar, Rahmat Hidayat Djati (duduk kiri), bersama jajaran pengurus lainnya, menyampaikan duka cita atas meninggalnya mantan Pangkostrad dan KSAD Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar. (Ist.)

POSKOTAJABAR, BANDUNG. 

Jajaran Pemuda Panca Marga (PPM) Jawa Barat menyampaikan duka cita yang mendalam, atas meninggalnya mantan Pangkostrad dan KSAD, Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar. Di mata anak-anak veteran, mantan Ketua Umum KONI Pusat itu merupakan tokoh yang patut diteladani mengingat pengabdian jasa-jasanya yang begitu besar untuk bangsa dan negara.

"Atas nama pribadi dan organisasi, saya mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar. Semoga diampuni segala kekhilafannya serta diterima iman Islamnya oleh Allah SWT," kata Ketua Umum PPM Jabar, Rahmat Hidayat Djati, kepada PoskotaJabar, Kamis (28/01/2021).

Menurut Ketua Komisi II DPRD Jabar itu, Wismoyo Arismunandar merupakan salah satu perwira TNI yang patut diteladani oleh siapapun. Hal itu menginta, jasa-jasa almarhum yang begitu besar untuk negara. Semua itu bisa dilihat dari jabaran-jabatan yang diemban alm. Wismoyo yang membuat kariernya juga cukup melejit," tandasnya.

BACA JUGA:  Mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar Meninggal Dunia

Wismoyo Arismunandar memang merupakan salah satu perwiea TNI yang cukup disegani dan kariernya cepat naik. Beeawal dari Dangroup I Kopasandha/Kopassus pada tahun 1978, pada tahun 1983 Wismoyo sudah menjadi Danjen Kopasandha/Kopassus dengan pangkat Brigjen TNI. Kemudian almarhum Wismoyo Arismunandar menjadi Kasdam IX/Udayana dan dua tahun kemudian menjadi Pangdam VIII/Trikora yang berarti pangkatnya naik menjadi bintang dua atau Mayjen TNI.

Setelah menjadi Pangdam IV/Diponegoto pada tahun 1988, almarhum Wismoyo Arismunandar naik lagi kariernya menjadi Pangkostrad dengan pangkat Letjen. Setahun kemudian beliau menjadi Wakasad pada tahun 1993 dan pada tahun yang sama menjadi Kasad/KSAD sampai dengan tahun 1995.

"Kenaikan jabatan di TNI itu sangat ketat dan jelas yang menggambarkan tingkat kecerdasan, loyalitas, dan komitmen seorang perwira yang semuanya ada di almarhum Pak Wismoyo. Walau saya tidak mengenal beliau secara dekat, dari yang saya baca di media, beliau memang orang yang sangat tegas dan berkomitmen dalam menjalankan tugasnya," tutur Rahmat Hidayat Djati.

Kemudian setelah pensiun, alm. Wismoyo juga mengabdikan dirinya menjadi Ketua Umum KONI Pusat, yang membuat olahraga Indonesia kembali bangkit. Kiat-kiatnya dalam memberikan motivasi kepada para pengurus olahraga, pelatih, dan atlet juga sampai sekarang masih dikenang di kalangan dunia olahraga.

BACA JUGA:  Plt Bupati Herman Suherman Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19 di Kabupaten Cianjur

"Jadi, dedikasi dan semangat pengabdian beliau selama bertugas ataupun setelah purnawirawan, menjadi pelajaran buat kita semua, khususnya bagi Pemuda Panca Marga yang rata-rata merupakan anak veteran," tambah Ketua PPM yang baru terpilih itu.

Seperti diketahui, Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar, meninggal dunia. Mantan KSAD dan Ketua Umum KONI Pusat era pemerintahan alm. Presiden Soeharto itu, meninggal dunia di RS Pondok Indah Jakarta, Kamis (28/01/2021) pukul 04.29 WIB, karena sakit.

Kabar dari Humas Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (DPP PEPABRI) menyebutkan, alm. Jenderal Wismoyo memang sedang dirawat di RS Pondok Indah karena sakit. "Telah wafat Jenderal TNI (Purn.) Wismoyo Arismunandar hari Kamis, 28 Januari 2021, pukul 04.29 WIB di RS Pondok Indah Jakarta karena sakit. Semoga wafatna husnul khotimah. Aamiin YRA. Humas DPP Pepabri," kata Humas DPP PEPABRI yang diterima di WA Group. (nang's)

Editor: Setiawan
    Bagikan: