Dunia Olah Raga Kehilangan Sosok Orang yang Berdedikasi Tinggi

Olah Raga —Kamis, 28 Jan 2021 15:51
    Bagikan:  
Dunia Olah Raga Kehilangan Sosok Orang yang Berdedikasi Tinggi
Ketua KONI Pusat Wismoyo Arismunandar, berbisik kepada Ketua KONI Jabar, Eka Santosa, sekitar tahun 2003 saat pelantikan pengurus KONI Jabar. (dok.)

POSKOTAjABAR, BANDUNG.

Dunia olah raga kehilangan sosok orang yang berdedikasi tinggi, disiplin, penuh semangat, berkomitmen tinggi, loyal, dan cerdas dengan meninggalnya mantan Ketua Umum KONI Pusat, Jenderal (Purn) Widmoyo Arismunandar. Meski memang sudah lama tidak berkecimpung praktis dalam dunia olah raga karena sakit, namun ia telah menorehkan jejak dan sejarah khusus dalam pembinaan olah raga Indonesia.

Ketua KONI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, menyatakan, seluruh keluarga besar KONI Pusat menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya mantan Ketua Umum KONI Pusat periode 1995-1999 dan 1999-2003, Jenderal TNI (Pusn.) Wismoyo Arismunandar. 

"Semoga almarhum Pak Wismoyo Arismunandar diampuni segaka dosa-dosanya dan diterima seluruh amal ibadahnya serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Saya mendoakan, keluarga yang ditinggalkan juga diberikan kekuatan dan ketabahan menerima cobaan ini. Aamiin," kata Marciano Norman.  

Mantan Ketua KONI Jawa Barat, Eka Santosa, juga menyampaikan ucapan yang sama. "Inalillahi wainnaillaihi roji'un. Turut berduka cita yangg amat mendalam atas wafatnya Jenderal  (Purn) Wismoyo Arismunandar, mantan Kepala Staf AD dan mantan Ketua Umum KONI Pusat," kata Eka Santosa, melsaluim pesan singkat WA.

BACA JUGA:  Mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar Meninggal Dunia

Menurut Eka Santosa, almarhum Wismoyo Arismunandar yang melantiknya ketika menjadi Ketua Umum KONI Jabar 2002 - 2006.  "Saya dapat pembelajaran dan pengalaman yang luar biasa dari beliau. Salah satu doktrin beliau di bidang olah raga   yang terpatri dalam ingatan saya adalah OLAH RAGA ADALAH PERSAHABATAN.  Beliau seorang militer karier dan kepemimpinannya khas menunjukan seorang PRAJURIT PROFESIONAL YANG MENGEDEPANKAN KOMITMENT PERSAUDARAN.  Selamat jalan Jenderal.  Jasa dan pengabdianmu menjadi kekayaan bangsa yg berharga. Semoga Jenderal tenang di alam abadi dan berada di sisi-Nya. Wass, Anak didikmu EKA SANTOSA," tutur politikus yang kini menjadi Ketua Umum Partai Berkarya Jabar itu .

Eka kemudian mengirimkan foto-foto kenangan bersama alm. Wismoyo Arismunandar. Kedekatannya dengan Wismoyo memang sangat luar biasa, sampai-sampai Wismoyo pun tak segan berbisik-bisik pada acara resmi, kendati di hadapan banyak orang, termasuk mantan Gubernur Jabar, HR Nuriana. 



Wismoyo Arismumamdar (tengah/melambaikan tangan), bersama Gubernur Jabar, HR Nuriana (kiri), dan Ketua KONI Jabar, Eka Santosa (kanan) saat pelantikan pengurus KONI Jabar tahun 2002. (dok)


Seperti diketahui, tokoh yang termasuk banyak jasanya di negeri ini, Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar, meninggal dunia. Mantan KSAD dan Ketua Umum KONI Pusat era pemerintahan alm. Presiden Soeharto itu, meninggal dunia di RS Pondok Indah Jakarta, Kamis (28/01/2021) pukul 04.29 WIB, karena sakit. Rencananya, jenazah almarhum Jenderal Wismoyo akan dimakamkan di Giribangun, Solo, Jawa Tengah.

BACA JUGA:  PPM Jawa Barat Menyampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar

Kabar dari Humas Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (DPP PEPABRI) menyebutkan, alm. Jenderal Wismoyo meninggal dunia di RS Pondok Indah karena sakit. "Telah wafat Jenderal TNI (Purn.) Wismoyo Arismunandar hari Kamis, 28 Januari 2021, pukul 04.29 WIB di RS Pondok Indah Jakarta karena sakit. Semoga wafatna husnul khotimah. Aamiin YRA. Humas DPP Pepabri," kata Humas DPP PEPABRI. 

Wismoyo Arismunandar memimpin KONI Pusat selama dua periode yakni pada 1995-1999 dan 1999-2003. Ia menempati posisi itu ketika masih menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Bagi para wartawan, khususnya wartawan olah raga nasional, sosok pria kelahiran Bondowoso (Jawa Timur) 10 Februari 1940 itu mempunyai kesan yang luar biasa. Bukan saja karena dekat dengan para kuli tinta waktu itu, tetapi juga karena disiplinnya dalam setiap program.

Kepada para wartawan, Wismoyo yang juga pernah menjadi Pangdam Diponegoro 1988 – 1990 itu adalah meminta para jurnalis  memberikan tulisan yang memotivasi kepada para atlet.

BACA JUGA:  Kasus Covid-19 Lewati 1 Juta, Rupiah Anjlok Parah

Ada kata-kata bijak dari Wismoyo yang sampai saat ini tersirat di dalam insan olah raga nasional yaitu "Warisan terbesar olah raga adalah persahabatan. Kenali musuhmu, kenali lawanmu, seribu kali perang seribu kali kita menang."

Berkat program “Indonesia Emas” prestasi olahraga terangkat kembali dan warisan saat Wismoyo menyelesaikan tugasnya sebagai Ketua Umum KONI Pusat adalah meninggalkan dana abadi sebesar Rp 60 miliar. Tidak lupa, sebuah lagu yang selalu dikumandangkan setiap acara resmi KONI Pusat yaitu lagu “Patriot Olahraga”. (nang’s)

Editor: Setiawan
    Bagikan: