Walikota Sukabumi, Vaksinasi Merupakan Satu Ihtiar Memutus Covid-19

Jawa Barat —Kamis, 28 Jan 2021 16:45
    Bagikan:  
Walikota Sukabumi, Vaksinasi Merupakan Satu Ihtiar  Memutus Covid-19
WaliKota Menjadi Orang Pertama Di Suntik Vaksin Covid-19. (foto:hendra)

POSKOTAJABAR,SUKABUMI.

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, menjadi pejabat negara di lingkungan Kota Sukabumi penerima pertama Vaksin Covid-19, di Halaman Balai Kota Sukabumi, Kamis (28/01/2021).

Setelah Walikota, vaksinasi dilanjukan oleh Wakil Walikota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami, dan unsur forkopimda lainnya.Selain itu, hadir pula  peserta vaksin lainnya yakni, pemuka agama, unsur ASN  Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada, Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Ivan Rusvansyah, dan 10 orang perwakilan tenaga kesehatan dari organisasi profesi kesehatan.

''Unsur forkopimda semuanya telah melaksanakan vaksinasi dan sebelumnya dilakukan pencanangan vaksin Covid,'' ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Selanjutnya, setelah pemberian vaksin ini akan menunggu pemberian vaksin yang kedua pada 11 Februari 2021.

Intinya, lanjut Fahmi, kegiatan ini menunjukkan kepada masyarakat bahwa  vaksin aman, suci dan halal, karena mendapatkan rekomendasi dari BPOM dan MUI juga telah mengeluarkan rekomendasi serta fatwanya.

BACA JUGA : Kapal Nelayan Terbalik di Perairan Pangarengan KabupatenCirebon, Satu Orang Hilang


Pemberian vaksin merupakan salah satu ikhtiar memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sehingga warga tidak perlu cemas dengan adanya pemberian vaksin dan doa terbaik, Sukabumi agar bisa pulih dari pandemi.


''Mudah-mudahan hari ini jadi sejarah catatan penting menunjukkan warga Sukabumi, betapa pentingnya proses vaksinasi,'' ungkap Fahmi.


BACA JUGA : Cegah Penularan Corona, Peneliti Sebut Pakai Dua Masker Jauh Lebih Baik



Setelah divaksin, kata Fahmi, bukan berarti penerapan protokol kesehatan selesai, namun harus ditingkatkan. Sebab pemberian vaksin sebagai salah ikhtiar dalam pencegahan penyebaran Covid.

"Pemkot sudah membentuk tim pokja kejadian ikutan pasca imuninasi dari berbagai kalangan yang akan memantau pasca pemberian vaksin. Hal ini untuk memantau efek setelah divaksin,"pungkasnya. (Hendra)


BACA JUGA : Ayahnya Menganggur karena Covid-19, Bayi Hidrosefalus Berharap Uluran Tangan Pemerintah


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait