Tiga Orang Pengedar Uang Palsu Dolar AS Ditangkap Polresta Bandara Soekarno-Hatta

Kriminal —Jumat, 29 Jan 2021 07:54
    Bagikan:  
Tiga Orang Pengedar Uang Palsu Dolar AS Ditangkap Polresta Bandara Soekarno-Hatta
Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Adi Ferdian didampingi Kasat Reskrim, Kompol Alexander Yurikho, menjelaskan penangkapan pengedar uamg dolar AS palsu. (Ist)

POSKOTAJABAR, TANGERANG.

Tiga orang pengedar uang palsu pecahan 100 dolar Amerika Serikat (AS), ditangkap Tim Garuda Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Ketiga orang pemalsu uang dolar AS itu yakni R, A, dan T.  Dari mereka, polisi mengamankan 10 gepok pecahan 100 dolar AS palsu sekitar Rp 1,4 Miliar.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol. Adi Ferdian Saputra, mengungkapkan, dari ketiga tersangka tersebut polisi menyita sebanyak 1.000 lembar uang pecahan 100 dolar AS yang akan ditukarkan ke Rupiah. 

"Kita lakukan penyelidikan dan kita amankan sebanyak 10 gepok atau 10 lot (cek) uang dolar Amerika Serikat dengan total 100 ribu USD atau sekitar Rp. 1,4 miliar," ujar Adi, saat ditemui di Mapolresta Bandara Soetta, Kamis (28/01/2021). 

BACA JUGA:  Kemenaker Pasang Target Menyiapkan 500 Ribu Pekerja Terampil di Tahun 2021

Para tersangka tersebut mendapatkan uang palsu dari seorang rekannya yang berinisial A dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Uang palsu pecahan 100 dolar tersebut, belum sempat diedarkan lantaran keburu tertangkap petugas. 

"Pengakuannya mendapat dari seseorang berinisial A, yang saat ini kita jadikan DPO. Uangnya belum sempat mereka tukarkan, sudah kita tangkap," ujarnya. 

BACA JUGA:  KNPI Melaporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri Atas Dugaan Rasisme Terhadap Natalius Pigai

Saat ini, lanjut Adi, pihaknya telah berkoordinasi dengan Puslabfor Mabes Polri dan Kedutaan BAmerika Serikat terkait otentikasi uang palsu tersebut. 

Para pelaku dituduhkan melakukan kejahatan pemalsuan dengan tuduhan Pasal 244 KUHP dan atau Pasal 245 KUHP dan atau Pasal 250 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (toga/win) 

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait