Komplotan Pencuri Motor Berpistol Diringkus Polisi, Umbar Tembakan Saat Aksinya Dipergoki

Kriminal —Jumat, 29 Jan 2021 08:48
    Bagikan:  
Komplotan Pencuri Motor Berpistol Diringkus Polisi, Umbar Tembakan Saat Aksinya Dipergoki
Komplotan sindikat curanmor bersenjata api yang diringkus aparat Polres Metro Jakarta Utara. (Ist)

POSKOTAJABAR, JAKARTA. 

Komplotan pencuri sepeda motor bersenjata api (senpi) yang telah beraksi sejak setahun lalu, diringkus polisi dari Polres Metro Jakarta Utara. Dalam sehari komplotan tersebut bisa menggasak lima motor. Mereka kerap mengumbar tembakan peringatan, apabila aksinya dipergoki. Empat pelaku yang sudah ditangkap masing-masing berinisial IS (38), RR (40), FA (29), dan AU (34).

Pada 19 November 2020, sindikat ini berhasil menggasak empat unit motor dari sebuah tempat indekos di Jalan Danau Sunter Utara, Tanjung Priok, Jakarta Utara dalam waktu kurang dari 30 menit. Aksi mereka pada saat itu sempat terekam CCTV dari indekos tersebut dan viral di media sosial.

"Para pelaku dalam sehari bisa mengambil tiga sampai dengan lima unit sepeda motor," ungkap Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol.  Guruh Arif Darmawan, Kamis (28/01/2021).

BACA JUGA:  Tiga Orang Pengedar Uang Palsu Dolar AS Ditangkap Polresta Bandara Soekarno-Hatta

Berdasarkan pengakuan para pelaku, selama enam bulan kawanan ini sudah menjalankan aksinya sebanyak 150 kali. Dalam melakukan aksinya keempat sindikat curanmor ini, dikepalai oleh IS dan berbagi peran saat menggasak motor.

IS selain menjadi kapten, juga berperan sebagai otak pencurian. Kemudian, RR berperan sebagai pemilik dua senjata api rakitan yang selalu dibawa saat beraksi. Selanjutnya, FA dan AU berperan sebagai orang yang membawa kabur motor curian dari TKP. Saat ini satu pelaku lagi berinisial SF yang berperan sebagai eksekutor masih DPO.

Guruh menuturkan, dalam setiap aksinya sindikat ini selalu membawa senjata api untuk berjaga-jaga. Meski demikian, selama sekitar enam bulan beraksi, sindikat ini belum pernah melukai korbannya. Mereka kerap mengumbar tembakan peringatan apabila aksinya dipergoki.

Para pelaku ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara pada Selasa (26/01/2021) lalu. IS sang kapten ditangkap di daerah Lampung, sementara tiga lainnya di sekitaran Jakarta.

BACA JUGA:  Pasangan Suami Istri Menipu Hingga Rp 39,5 Miliar dengan Modus Mengaku Mantan Menantu Petinggi Polri

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan barang bukti dua unit sepeda motor hasil curian, dua pucuk senjata api rakitan beserta pelurunya, serta kunci letter T yang digunakan saat beraksi.

Atas perbuatannya, keempat pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan Pasal 1 ayat 2 UU Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (yono/ruh)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait