Fakta Tagar Eiger yang Sempat Jadi Trending di Twitter

Gaya Hidup —Jumat, 29 Jan 2021 14:34
    Bagikan:  
Fakta Tagar Eiger yang Sempat Jadi Trending di Twitter
Akun Twitter @duniadian

POSKOTAJABAR, BANDUNG

Baru-baru ini Twitter dihebohkan dengan tranding tagar Eiger. Apa yang ternjadi? Dikutip dari cuitan Twitter @duniadian, dia keberatan dengan surat keberatan yang dikirimkan Eiger untuknya sebab sebuah video ulasan produk yang diunggah, Jumat (29/1/2021).

BACA JUGA : Pasangan Suami Istri Menipu Hingga Rp 39,5 Miliar dengan Modus Mengaku Mantan Menantu Petinggi Polri

Dari pantauan POSKOTAJABAR, tagar Eiger sudah mencapai 61.800 kicauan.

Dian awalnya membuat video soal review kacamata EIGER Kerato pada 31 Agustus 2020 melalui kanal YouTube-nya, @duniadian. Kemudian, dia menceritakan bahwa ia membeli kacamata berwarna kuning kemerahan itu karena dirasa cocok dengan bentuk wajahnya. Ia juga menuliskan bahwa fitur wajah tersebut membuatnya sulit mencari kacamata yang sesuai.

Dian juga memuji bahwa kacamata sepeda yang dibelinya tergolong pas dari segi harga. Tak cuma itu, Dian juga menyebut produk Eiger memiliki aksesori yang keren pada bagian kaca kuningnya dan kelenturan pada dudukan telinga.

Bukannya mendapat apresiasi, Dian justru dihadiahi sepucuk Surat Keberatan oleh Eiger yang dikirimkan via surat elektronik (e-mail).

Berikut kutipan keberatan Eiger yang disebutkan dalam surat itu:

1. Kualitas video review produk yang kurang bagus dari segi pengambilan video yang dapat menyebabkan produk kami terlihat berbeda baik dari segi warna, bahan dan detail aksesoris menjadi terlihat kurang jelas.

2. Adanya suara di luar video utama yang dapat mengganggu (noise) sehingga informasi tidak jelas bagi konsumen.

3. Setting lokasi yang kurang proper bagi pengambilan video. Selain itu, pihak Eigerindo MPI juga meminta Dian untuk menghapus video review tersebut.

Akan tetapi, Dian menegaskan, ia tak akan menghapus kontennya karena merasa tak ada yang salah dengan apa yang dilakukannya.

BACA JUGA : Risa Sarasvati, Mudah Lapar Usai Penyuntikan Vaksin Kedua

Sejumlah warganet mencibir perlakuan Eiger terhadap konsumennya tersebut. (RIN)


Editor: Ririn
    Bagikan:  


Berita Terkait