Terkait Musrenbang, Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi Kritik Pemkot

Jawa Barat —Jumat, 29 Jan 2021 15:41
    Bagikan:  
Terkait Musrenbang, Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi Kritik Pemkot
Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ayis lavilianto. (foto:bagdja)
POSKOTAJABAR, CIMAHI.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ayis lavilianto menyesalkan, Pemkot dalam melaksanakan Musrenbang  secara off line,  bukan secara daring.

Pemkot) Cimahi, sedang menggalakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap II. Kita ketahui bahwa jumlah kasus masyarakat Kota Cimahi yang terkena  Covid-19 bertambah terus," ucap Ayis kembali.

Karena, tambah Ayis, berbagai upaya dan program pemerintah kota dalam rangka menekan dan mengendalikan  bertambahnya kasus Covid-19 sedang dilakukan. 

Seperti melalui kegiatan test, tracing dan treatment (3T), Untuk masyarakat pun dengan sosialisasi memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas (5 M) dan aturan PPKM,"

"Namun semua tidak menjadi efektif apabila pemerintah kota  sendiri melanggar ketentuan dengan menyelengarakan kegiatan secara offline," katanya.

Selain kesadaran masyarakat yang tinggi harus didukung pula dengan teladan yang baik dari pemangku kebijakan untuk mensukseskan PPKM

"Pemerintah Kota sepertinya terkesan abai atau berlawanan dengan kebijakan PPKM," ujar Ayis.



Di satu sisi kita ingin mengendalikan Covid 19, tapi kegiatan pemerintah banyak yg bertentangan dengan keinginan mengendalikan atau menurunkan covid 19, yaitu dengan banyaknya kegiatan yang mengumpulkan masyarakat.

"Kita khawatir menjadi preseden yang kurang bagus atas kinerja Pemkot di mata masyarakat Kota Cimahi," terang Ayis.

 

BACA JUGA :  Ditanya Efek Samping Vaksin, Ariel Noah Bilang Cuma Perasaan Aja

 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota ,Ngatiyana, saat dikonfirmasi usai acara pelaksanaan vaksin Covid-19 di Gedung A Pemerintahan Kota (Pemkot) Cimahi Jalan Rd Demang Hardjakusumah Cimahi Utara Kamis (28/01/2021) menjelaskan terkait masalah pelaksanaan Musrenbang ditiap-tiap kelurahan, menurut Ngatiyana, pihaknya sudah menjalankan PPKM, 

"Karena dengan adanya aturan PPKM dilaksanakan di Pemkot Kota Cimahi, mengalami penurunan, dari kemarin dari 2.777 orang yang terpapar Covid-19, tadi yang sembuh 2.556 orang, sekarang yang aktif 387 orang, ini terbukti sangat drastis dengan adanya PPKM ini dan yang meninggal 69 orang," jelas Ngatiyana.

Bahkan, kata Ngatiyana, bahwa PPKM di Kota Cimahi sangat efektif, "Karena semuanya turun tangan, rapat penentuan dan forkopimda juga ikut turun tangan, sampai kewilayah-wilayah," ulas Ngatiyana.


Terkait masalah Musrenbang menurut Ngatiyana, bahwa semuanya memang dilematik, "Karena semua waktu dikejar, karena harus tercapai, bila tidak dilaksanakan, karena program Pemerintahan Kota Cimahi yang berorientasi untuk masyarakat tidak akan tercapai," tegas Ngatiyana.

Ditambahkan pula oleh Ngatiyana, yang didampingi Ketua DPRD Kota Cimahi Ahmad Zulkarnain, bahwa Musrenbang tetap dilaksanakan, dengan batas pengunjung yang hadir tidak boleh lebih dari 20 orang.

"Musrenbang tetap harus dilaksanakan, dengan batas waktu tidak lebih dari 20 orang, dan terbatas 20 orang ini dibagi empat tempat, jadi perkelompok hanya lima orang, dan tidak boleh lebih," tegasnya. (Bagdja)




Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait