Takut Dikejar Massa, Pelaku Curanmor Luka Parah Tabrak Pembatas Jembatan

Kriminal —Jumat, 29 Jan 2021 20:30
    Bagikan:  
Takut Dikejar Massa, Pelaku Curanmor  Luka Parah  Tabrak Pembatas Jembatan
Ilustrasi pelaku curanmor ditangkap polisi. (Ist.)

POSKOTAJABAR, INDRAMAYU.

Rasa takut yang luar biasa dikejar massa membuat DS, 29 salah seorang di antara dua pelaku curanmor gugup mengemudikan Honda Scoopy yang dipakai mencuri sehingga motor itu oleng lalu terjatuh menabrak pembatas jembatan Bong.

Melihat buruannya terjatuh, warga yang mengejar mengendarai beberapa motor langsung berhenti  mendekat dan menghajar tersangka  DS warga Desa Linggajati, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu hingga babak belur.

Peristiwa penangkapan pelaku curanmor itu terjadi ketika DS dan AD beraksi mencuri sepeda motor yang diparkir di halaman warung makanan dekat tambak bandeng di Blok Bong, Desa Cemara Wetan, Kecamatan Cantigi, Indramayu, Kamis (28/01/2021) sore.

Ketika itu kedua pelaku mengendarai Honda Scoopy mengincar sasaran sepeda motor yang diparkir di halaman warung. Tak lama AD mendekati sepeda motor sasaran. Dengan kunci leter ‘T’ pelaku nekat membawa kabur sepeda motor curian.

Rupanya aksi keduanya diketahui pemilik warung dan berteriak maling. Sejumlah warga mengejar menggunakan sepeda motor. Kedua pelaku dengan sangat ketakutan bergegas  kabur menjauhi lokasi kejadian.  AD naik motor curian sedangkan DS mengendarai Honda Scoopy yang dibawa dari rumah.

BACA JUGA : Kang Pipit Preman Pensiun Meninggal Dunia, Begini Kondisi Terupadate 


 

Naas bagi DS,  Honda Scoopy  yang dikendarai mendadak terjatuh menabrak pembatas Jembatan Bong. Saat tubuhnya masih tergeletak sejumlah warga yang mengejar langsung mengeroyoknya  hingga tubuh penjahat yang satu ini babak belur alias luka parah.

Warga melaporkan penangkapan pelaku curanmor ke Polsek Cantigi.  Polisi tak lama tiba di lokasi kejadian dan membawa  DS ke Puskesmas Cantigi untuk diobati selanjutnya diamankan ke Mapolsek Cantigi untuk proses hukum lebih lanjut.

 

BACA JUGA : Pelaku Penusukan Imam Masjid di Depok Ternyata Pernah Dideportasi dari Jepang Gegara Kasus Pelecehan


Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang, SIK melalui Kapolsek Cantigi Iptu Heriyanto, membenarkan peristiwa pencurian tersebut.

 Heriyanto mengatakan, anggotanya setelah menerima laporan adanya tindak pidana pencurian motor dan pelakunya dikeroyok warga langsung buru-buru ke lokasi kejadian dan  mengamankan pelaku serta meredam aksi warga. Polisi hingga saat ini masih terus mengejar AD yang membawa kabur motor hasil kejahatan. (Yan)



BACA JUGA : Distaru Kota Bandung Undang Relawan, Memulai Tahapan Perekrutan PHL TPU Cikadut

 

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait