Naura Karimah Tergolek Lemah Menderita Tumor Ganas Menanti Uluran Tangan Dermawan

Jawa Barat —Sabtu, 30 Jan 2021 13:28
    Bagikan:  
Naura Karimah Tergolek Lemah Menderita Tumor Ganas Menanti Uluran Tangan Dermawan
Kondisi Naura Karimah saat terbaring di salah satu ruangan di RS Hadan Sadikin Bandung, karena penyakit Tumor Ganas yang dideritanya. (foto:ist)

POSKOTAJABAR,SUKABUMI.

Naura Karimah gadis cilik berusia 4 tahun 1 bulan, asal Kampung Cipareang, Desa Bantarsari Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, harus menerima kenyataan yang terjadi pada tubuh mungilnya. Dia menderita penyakit tumor ganas sejak dua bulan lamanya.

Anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Lina (38) dan Badrudin (43) ini, kini  terbaring di salah satu ruangan di Rumah Sakit (RS) Hasan Sadikin Bandung, setelah menjajal hampir semua RS yang ada di Sukabumi.

"Awal diketahui  ada kerasan di perutnya, Saya bawa ke RS yang ada di Sukabumi. Pokoknya semua RS di  Sukabumi mah sudah semua didatangi,"ujar Lina, saat dihubungi melalui sambungan selullar, Jumat  (28/01/2021).

BACA JUGA : Pohon Kelapa tumbang Timpa Mobil Pick Up di Pangandaran, Satu Orang Penumpang Luka-Luka


Ayahnya seorang buruh, saat ini berada di Papua untuk bekerja di sebuah proyek bangunan. Nahasnya, penyakit yang diderita Naura baru diketahui setelah ayahnya berada di Papua.

"Setelah berangkat baru diketahui, saat ini belum bisa pulang karena belum gajian,"katanya.

Naura sudah selama empat hari berada di RS Hasan Sadikin dengan biaya pengobatan  dijamin oleh BPJS Kesehatan yang baru saja aktif. Namun, untuk biaya lainnyan Lina merasa kesulitan, seperti biaya makan, akomodasi juga transfortasi bolak balik dari Bandung ke Sukabumi.

"Sebetulnya bolak balik ke Bandung ini sudah sembilan kali, tapi kali ini dirawat inap,"ucapnya.


BACA JUGA :Pelaku Penusukan Imam Masjid di Depok Ternyata Pernah Dideportasi dari Jepang Gegara Kasus Pelecehan


Lina mengakui, dirinya sebagai keluarga yang terbilang minim dalam ekonomi hanya bisa mengandalkan hasil pinjam meminjam ke tetangga dan saudara untuk biaya diluar perawatan  Naura.

"Yah, selama ini meminjam saja kesana sini, karena memang bapaknya baru kerja di Papua dan belum gajian,"cetusnya.

Lina berharap, ada tangan dermawan dan relawan yang dapat membantu didirinya dalam memperjuangkan kesembuahan anak bungsunya.

" Yah sangat berharap ada yang bisa membantu, semoga ada rezekinya. Amin,"harapnya. (Hendra)


BACA JUGA : Kemenaker Pasang Target Menyiapkan 500 Ribu Pekerja Terampil di Tahun 2021


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait