Alasan Whatsapp Kirim Pesan di Status Penggunanya, Ada 4 Pesan

Jawa Barat —Sabtu, 30 Jan 2021 16:44
    Bagikan:  
Alasan Whatsapp Kirim Pesan di Status Penggunanya, Ada 4 Pesan
WhatsApp. Sumber foto SS

POSKOTAJABAR, BANDUNG

User WhatsApp Indonesia heboh. Muncul status dari WhatsApp sendiri. Dalam statusnya itu. WhatsApp menyatakan mulai sekarang akan memberikan informasi update terbaru di layanannya melalui fitur. Tidak lama muncul lagi status WhatsApp yang menyatakan perhatiannya pada privasi user. 

"Satu hal yang tidak baru adalah komitmen kami pada privasi kalian. WhatsApp tidak bisa mendengar pembicaraan pribadi kalian karena mereka dienskripsi end to end," papar WhatsApp.

BACA JUGA : 8 Rekomendasi Coffee Shop Terbaru di Bandung

Dikutip dari The South African, sebelum di Indonesia, update Status di WhatsApp ini juga meluncur di India, negara dengan pengguna WhatsApp terbesar di dunia. Dilaporkan juga telah menyambangi Afrika Selatan dan Pakistan. Bahasanya sama, bahwa WhatsApp sangat menjaga privasi para usernya.

"WhatsApp bergabung dengan fitur Statusnya sendiri sebagai upaya untuk melawan misinformasi terkait perubahan kebijakan privasinya. WhatsApp juga akan memakai fitur tersebut untuk membagi informasi tentang perubahan di aplikasi dan fitur mendatang," tulisnya.

Berikut isi pesannya:

"Satu hal yang tidak baru adalah komitmen kami terhadap privasi Anda. WhatsApp.com/privacy"

"WhatsApp tidak dapat membaca tau mendengarkan percakapan pribadi Anda karena percakapan tersebut terenkripsi secara end-to-end. WhatsApp.com/privacy"

"WhatsApp tidak dapat melihat lokasi yang Anda bagikan" "WhatsApp tidak membagikan kontak Anda dengan Facebook".

BACA JUGA : Ibnu Jamil dan Ririn Ekawati Resmi Menikah Hari Ini

Kontroversi aturan privasi baru memang membuat WhatsApp pusing lantaran jutaan pengguna pindah ke layanan pesaing, terutama Telegram dan Signal. Mereka pun berusaha membendungnya, dari beriklan di media massa sampai para bosnya turun gunung untuk memberi penjelasan.

Mereka juga menarik rem darurat. Pada awalnya, implementasi kebijakan baru itu akan dilakukan pada tanggal 8 Februari, di mana user harus menyetujuinya atau tidak bisa lagi menggunakan WhatsApp. Namun kemudian, WhatsApp memutuskan menundanya sampai 15 Mei 2021. (RIN)

Editor: Ririn
    Bagikan:  


Berita Terkait