Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian Korban Kapal Nelayan Terbalik di Perairan Pengarengan

Jawa Barat —Sabtu, 30 Jan 2021 19:02
    Bagikan:  
Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian Korban Kapal Nelayan Terbalik di Perairan Pengarengan
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban jatuh dan tenggelam setelah kapal BRS Terbalik. (foto:ist)
POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA.

Seorang korban bernama Broim (35), Warga Desa Gebang Udik Blok Kramat Kabupaten Cirebon yang menumpangi Kapal BRS Utama Pantura yang terbalik akibat angin kencang di Perairan Pengarengan Kecamatan Pengarengan Kabupaten Cirebon sedang dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

"Sebelumnya sejak pagi hingga sore ini Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban menggunakan satu unit LCR Basarnas, satu Unit LCR Milik Satpol Air Polres Cirebon dengan SAR Map Prediction," ujar Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansyah,  Sabtu (30/01/2021).



Ia mengatakan,  pihaknya akan terus berupaya melakukan pencarian terhadap salah seorang korban yang saat ini belum dapat ditemukan.

"Berdasarkan laporan yang diterima,  kapal Bernama BRS Utama Pantura tersebut membawa 14 Anak Buah Kapal itu tengah memperbaiki kemudi yang patah," ucapnya.



Namun, ketika sedang melakukan perbaikan kapal nelayan, dihempas angin kencang dan menyebabkan kapal tersebut terbalik.  Dari jumlah 14 orang ABK , sebanyak 13 orang menyelamatkan diri,  satu diantaranya hilang di perairan Pengarengan.

Sementara itu, unsur yang dilibatkan dalam pencarian melibatkan KPP Bandung(Pos SAR Cirebon), Satpol Air Polres Cirebon, BPBD Kab Cirebon, IEA Cirebon, SAR MTA, SAR FKAM, Cakra Alam, ACT Cirebon dan Nelayan Sekitar, sedangkan alat yang diterjunkan yakni Alut dan palsar yg digunakan  dengan melibatkan satu Unit Rescue Carrier, satu Set Pal SAR Air, 1 Set Peralatan Alkom, 1 Set Peralatan Medis  dan APD Personal. (Kris)



Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait