8 Makanan Penyebab Asam Lambung, Wajib Kamu Hindari!

Kesehatan —Minggu, 31 Jan 2021 13:31
    Bagikan:  
8 Makanan Penyebab Asam Lambung, Wajib Kamu Hindari!
Tempura udang. Foto Unsplash

POSKOTAJABAR, BANDUNG

Asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah munculnya rasa terbakar di dada akibat asam lambung naik ke kerongkongan. Gejala penyakit asam lambung muncul minimal 2 kali dalam seminggu.

Asam lambung naik atau penyakit asam lambung bisa dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. Gejala penyakit ini sering diduga sebagai serangan jantung atau penyakit jantung koroner, karena gejalanya yang hampir mirip dengan nyeri dada. 

Berikut 8 makanan yang harus dihindari penderita asam lambung : 


1. Makanan Tinggi Lemak
Makanan tinggi lemak seperti makanan yang digoreng berisiko menimbulkan refluks. Selain itu, makanan tinggi lemak menyebabkan malfungsi lower esophageal sphincter (LES) atau lingkaran otot bagian bawah esofagus.

Esofagus yang tidak berfungsi atau kinerjanya lemah dapat mengakibatkan asam lambung naik kembali dari perut ke kerongkongan. Kemudian, terlalu banyak konsumsi gorengan atau sejenis makanan tinggi lemak lainnya, berpotensi menghambat pengosongan lambung.

woman in blue and white plaid dress shirt holding a food

foto Unsplash


2. Buah Sitrus
Jika sering mengalami refluks asam, Anda harus mengurangi atau menghentikan asupan jenis buah berikut:

Jeruk
Nanas
Tomat
Cabai

sliced orange fruit on brown wooden table

foto Unsplash


3. Cokelat
Cokelat ternyata menyimpan kandungan bahan yang disebut methylxanthine. Methylxanthine dalam cokelat berpotensi melemahkan kinerja otot pengendali asam lambung di esofagus, yang kemudian memicu refluks.

Apabila mengonsumsi cokelat dalam batas wajar, bisa saja tidak terlalu berdampak. Namun sebaiknya tidak berlebihan hingga mengakibatkan gangguan lambung.

chocolate bars on white surface

foto Unspalash


4. Bawang dan Makanan Pedas
Makanan yang menyebabkan asam lambung naik berikutnya adalah bawang putih, bawang bombay, dan makanan dengan tingkat kepedasan yang tajam.

Bagi sebagian orang, konsumsi makanan yang kental akan bumbu serta pedas bisa mengakibatkan sakit perut hingga heartburn atau efek terbakar pada perut. Jika mengalami reaksi heartburn, ini menjadi tanda-tanda bahwa produksi asam lambung mulai meningkat.

5. Kafein
Banyak kasus penderita maag mengeluh asam lambung naik setelah mengonsumsi minuman berkafein. Selain harus dihindari, minuman kafein seperti kopi, teh, dan soda ini bersifat asam, sehingga sangat berpotensi membuat asam lambung naik dan maag.

6. Daun Mint
Daun mint sebenarnya cukup sensitif untuk lambung. Bahkan, sangat tidak disarankan bagi penderita GERD untuk mengonsumsi daun mint. Reaksi daun mint jika dikonsumsi oleh penderita GERD adalah memisahkan esofagus dari lambung, yang membuat aliran balik asam lambung ke esofagus meningkat lebih berbahaya.

7. Roti
Penderita refluks juga sebaiknya harus waspada terhadap pemilihan jenis roti yang aman dikonsumsi serta ramah bagi lambung. Pasalnya, roti tertentu seperti roti tawar diklaim dapat merangsang gejala asam lambung naik karena kandungan ragi yang berfungsi sebagai pengembang.

8. Alkohol

Ketahuilah bahwa minum alkohol dapat membuat area cincin antara kerongkongan dan lambung (sfingter) menjadi longgar. Akibatnya asam lambung dapat naik ke kerongkongan. Jadi, jangan heran bila muncul sensasi terbakar di dada beberapa saat setelah minum alkohol. (RIN)

Editor: Ririn
    Bagikan:  


Berita Terkait