Barisan Kesatria NU Buka Suara, Abu Janda Tak Berniat Menghina Islam

Jawa Barat —Minggu, 31 Jan 2021 14:57
    Bagikan:  
Barisan Kesatria NU Buka Suara, Abu Janda Tak Berniat Menghina Islam

POSKOTAJABAR, BANDUNG

Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN) Muhammad Rofi'i Mukhlis mengklaim kiyai dan ustaz Nahdlatul Ulama (NU) dari BKN telah mendengar langsung tabayyun atau klarifikasi dari pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda tentang cuitan 'islam arogan'.

Dalam postingan itu, Permadi juga telah menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahamannya. Menurut Rofi'i, pihaknya dengan para Kiai NU yang telah mendengar klarifikasi itu juga telah memaafkan Permadi.

"Abu Janda menyampaikan dengan tulus dan ikhlas tanpa ada keterpaksaan. Maka dari itu, kami selaku pengurus dari BKN yang mana di dalamnya ada para kiai menyampaikan, permohonan maaf saudara Abu Janda kami terima dan Insyaallah kami maafkan," ujarnya.

BACA JUGA : Sepak Bola Bisa Menghibur dan Menghukum, Lazimnya Dua Sisi Kehidupan

Dalam video berdurasi 2.14 menit itu, terdapat cuplikan proses tabayyun Permadi ke Barisan Ksatria Nusantara. Dalam klarifikasinya, Permadi menyatakan jika polemik 'Islam arogan' itu lantaran pernyataannya tak dilihat secara utuh.

"Saya tak pernah bilang 'islam arogan', saya bilang 'islam pendatang dari Arab' yg arogan & itu ditujukan ke Tengkuzul. yang saya maksud itu aliran Salafi Wahabi. Saat twit saya diviralkan bagian twit Tengkuzul nya dibuang, jadi seolah saya generalisasi islam. Terima kasih Kiai"


"video Kiai NU dari Barisan Ksatria Nusantara, yakin Abu Janda tidak punya niat menghina islam. Betul Kiai, saya korban twit yang dipotong kronologinya tanpa konteks. Padahal itu twit ditujukan ke TengkuZul, & hanya untuk TengkuZul. Bukan ditujukan untuk generalisasi semua islam"

Belakangan, Abu Janda siap memenuhi panggilan Polri untuk diperiksa. Pihak Polri menyatakan akan memeriksa Abu Janda, Senin (01/02) lusa. Surat panggilan sudah dikirimkan kepada Abu Janda, Sabtu (30/01) ini.

BACA JUGA :  Dunia Olah Raga Kehilangan Sosok Orang yang Berdedikasi Tinggi

Selain mengaku tidak percaya dengan kebenaran teori Darwin, Abu Janda juga beralibi cuitan "Islam arogan" merupakan sanggahan atas cuitan Tengku Zulkarnain, mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahwa kelompok minoritas di Afrika itu arogan, dalam twitwar atau perang cuitan keduanya di Twitter.

Adapun cuitan soal evolusi dilakukan Abu Janda untuk membela AM Hendropriyono ketika Pigai mempertanyakan kapasitas mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu dalam twitwar Pigai dan Hendro, 2 Januari lalu. (RIN)

Editor: Ririn
    Bagikan:  


Berita Terkait