Honorer Satpol PP Kabupaten Pangandaran Meninggal Dunia Lantaran Positif Covid-19

Jawa Barat —Senin, 1 Feb 2021 06:19
    Bagikan:  
Honorer Satpol PP Kabupaten Pangandaran Meninggal Dunia Lantaran Positif Covid-19
lustrasi : Petugas pada saat membawa peti jenazah yang meninggal karena Covid-19 (foto: ist)
POSKOTAJABAR, PANGANDARAN. 
Salahsatu pegawai berstatus honorer di Kantor Satpol PP Kabupaten Pangandaran dikabarkan meninggal lantaran terpapar positif Covid-19.

Kasatpol PP Kabupaten Pangandaran, Undang Sohbarudin menyampaikan, pegawai honorer yang meninggal dunia karena Covid-19 merupakan staf di kantornya.

"Sebelumnya yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri di tempat kost nya sejak Rabu, (20/01/2021)," sebut Undang kepada wartawan, Minggu, (31/01/2021).

Kata dia, almarhumah merupakan salahsatu pegawai yang terpapar Covid-19 setelah salahsatu atasan di kantornya terkonfirmasi positif Covid-19.

"Awalnya ada yang positif Covid-19 di kantor kami (Satpol.PP,red) lalu melakukan tracking dan hasilnya ada 6 orang yang terpapar," ungkapnya.

Setelah itu, kata Undang, ke 6 orang yang terpapar positif Covid-19 itu menjalani isolasi mandiri di tempatnya masing-masing.

"Namun, dalam kurun waktu satu minggu, almarhumah merasakan demam," terangnya.


Undang mengatakan, setelah diketahui kondisi yang bersangkutan tidak menunjukan ke arah perbaikan, maka petugas dari RSUD Pandega Pangandaran langsung menjemputnya untuk menjalani perawatan.

"Sewaktu dijemput yang bersangkutan menolak karena merasa yakin kuat dengan kondisinya, Namun pada Sabtu, (30/01/2021) keluarganya berhasil membujuknya untuk menjalani perawatan di RSUD Pandega Pangandaran," papar Undang.

Namun, sambung dia, baru satu hari yang bersangkutan dirawat di RSUD Pandega takdir berkata lain, sekitar pukul 01.00 WIB dia meninggal dunia.

"Setelah tahu yang bersangkutan tutup usia, orang tuanya langsung meminta almarhumah putrinya dimakamkan ditempat kelahirannya," jelasnya.




Kini, sebut Undang, kelima rekan kantor almarhumah yang terpapar saat ini kondisinya berangsur membaik dan masih menjalani isolasi.

"Kami imbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap wabah Covid-19, jangan menganggap enteng apalagi menyepelekan sampai melanggar protokol kesehatan," imbaunya

Undang mengatakan, identitas dalam KTP, almarhumah tercatat sebagai warga Jakarta, karena sebelum bekerja jadi honorer di Satpol PP Kabupaten Pangandaran pernah bekerja di Jakarta dan belum sempat memperbaiki identitas kependudukannya. (dry)


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait