Satu Staf Terkonfirmasi Covid-19, Seluruh Pegawai Kecamatan Kalipucang Akhirnya Jalani Swab Test Massal

Jawa Barat —Selasa, 2 Feb 2021 10:13
    Bagikan:  
Satu Staf Terkonfirmasi Covid-19, Seluruh Pegawai Kecamatan Kalipucang Akhirnya Jalani Swab Test Massal
Tenaga medis dari Puskesmas Kalipucang tengah memeriksa swab test massal kepada puluhan pegawai Kecamatan Kalipucang (foto: dry)

POSKOTAJABAR,PANGANDARAN

Pemerintah Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat melakukan swab test massal terhadap seluruh pegawainya setelah salah satu staf pegawainya ditemukan positif Covid-19.

Swab test massal dilakukan untuk melakukan tracking kontak seluruh pegawai Kecamatan Kalipucang, pelaksanaan swab test berlangsung di depan kantor Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Senin (01/02/2021).

Kepala Puskesmas Kalipucang Sugiarto menyampaikan,  pelaksanaan swab test massal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19, setelah ditemukan adanya seorang staf Kecamatan Kalipucang yang positif Covid-19.

"Lantaran itu, sekarang kami dari pihak Puskesmas Kalipucang melakukan swab test massal kepada seluruh pegawai Kecamatan," kata Sugiarto kepada POSKOTAJABAR, Senin (01/02/2021).

Menurut dia, swab test massal ini dilakukan kepada seluruh pegawai dan masyarakat di sekitar lingkungan Kecamatan serta guru sekolah dasar (SD) yang pernah kontak langsung dengan seorang staf yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Karena kemarin dia (staf yang terpapar,red), mengikuti acara Musrenbang Kecamatan Kalipucang, yang mana disana interaksinya sangat banyak," tuturnya.

BACA JUGA : Tukang Baso Meninggal di Pinggir Jalan Pangligaran Kabupaten Tasikmalaya



Untuk itu, lanjut dia, sekarang sudah dilakukan Swab Test massal kurang lebih sekitar 50 orang dan untuk hasilnya pihaknya menunggu 3 hari kedepan.

"Untuk yang terpapar itu sendiri sedang melakukan insolasi mandiri,  dan kita tidak arahkan yang bersangkutan ke RSUD Pandega karena dia terlihat sehat atau orang tanpa gejala (OTG)," ungkap Sugiarto.


BACA JUGA: Tertutup Material Tanah Tebing yang Longsor, Akses Transportasi di Sidamulih Pangandaran Dialihkan Melalui Jalur Alternatif


Dia menambahkan, pihaknya sudah memberi obat suplemen dan obat dosis lainnya, supaya daya tahan tubuh yang bersangkutan lebih baik.

"Kita sarankan, untuk tetap makan teratur, berjemur dan banyak olahraga ringan," terangnya.

Sementara itu, untuk pelayanan Kecamatan Kalipucang tidak ditutup. Hanya diberlakukan WFH (Work From Home) 75 % dan bekerja di kantor 25 %. Hal itu mengacu kepada instruksi Bupati Pangandaran nomor 2 tahun 2021, tentang perpanjangan pengetatan wilayah di kabupaten Pangandaran. (dry)


BACA JUGA : Ketahui Penyebab Kerontokan Rambut Yang Sering Terjadi



Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait