Warga Negara Indonesia Termasuk Dalam Daftar yang Tidak Boleh Masuk ke Arab Saudi

Jawa Barat —Rabu, 3 Feb 2021 10:18
    Bagikan:  
Warga Negara Indonesia Termasuk Dalam Daftar yang Tidak Boleh Masuk ke Arab Saudi
Salah satu kesibukan antrean di Bandara Internasional King Abdul Azis Jeddah, Arab Saudi. (Airmagz)

POSKOTAJABAR, JAKARTA.  

Warga Negara Indonesia (WNI) termasuk dalam daftar 20 negara yang diarang masuk ke Wilayah Arab Saudi. Pemerintah Arab Saudi, Selasa (02/02/2021) mengumumkan pelarangan warga negara yang berasal dari 20 negara, termasuk Indonesia masuk ke negara tersebut. 

Kebijakan tersebut dikeluarkan untuk mengekang penyebaran Covid-19. Larangan tersebut mulai berlaku pada Rabu (03/02/2021). Namun, pelarangan itu tidak berlaku bagi diplomat, staf medis, dan keluarga mereka.

Seperti dikutip Arabnews, negara yang masuk daftar pelarangan ke Arab Saudi yaitu UEA, Mesir, Lebanon, Turki, AS, Inggris, Jerman, Prancis, Italia, Irlandia, Portugal, Swiss, Swedia, Brasil, Argentina, Afrika Selatan, India,  Pakistan, Jepang, dan Indonesia. 

BACA JUGA:  Pemkot Bandung Menargetkan Reaktivasi Teras Cihampelas Rampung Sebelum Ramadan 2021

Larangan itu juga berlaku untuk pelancong yang transit melalui salah satu dari 20 negara dalam 14 hari sebelum kunjungan yang direncanakan ke Kerajaan. Banyak penumpang telah menggunakan Dubai sebagai pusat transit dari negara-negara yang tidak memiliki penerbangan langsung ke Arab Saudi, opsi yang sekarang tidak lagi tersedia.

Tindakan baru itu dilakukan di tengah lonjakan global dalam kasus Covid-19, termasuk pencegahan virus corona jenis baru yang pertama kali terdeteksi di Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil. 

Inggris memulai pengujian door-to-door terhadap 80.000 orang pada hari Selasa dalam upaya untuk membendung penyebaran virus corona varian Afrika Selatan yang sangat menular, dimana terjadi peningkatan penyebaran varian di Inggris dan Swedia.

BACA JUGA:  Ketua MPR Meminta Pemerintah Merumuskan Bantuan Lain Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Pejabat kesehatan pemerintah Saudi memperingatkan, bahwa tindakan yang lebih ketat akan diterapkan  untuk mengekang jika masyarakat masih tetap melanggar protokol kesehatan. Arab Saudi melaporkan 310 kasus baru Covid-19 -19 pada Rabu, hampir empat kali lipat dari jumlah sebulan lalu.

Penerbangan ke dan dari Arab Saudi pertama kali ditangguhkan pada 14 Maret 2020, dua minggu setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wabah virus corona adalah pandemi. (johara/tri)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait