Longsor Susulan Menutup Jalur Alternatif Penghubung Tasikmalaya ke Pangandaran

Jawa Barat —Rabu, 3 Feb 2021 16:54
    Bagikan:  
Longsor Susulan  Menutup Jalur Alternatif Penghubung Tasikmalaya ke Pangandaran
Longsor kembali menutup badan jalan penghubung Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran menuju arah Langkaplancar
POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA
Jalan alternatif penghubung empat wilayah di Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran kembali tertimbun longsor tepatnya  di Kampung Cimandar, Desa Cisarua, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (03/02/2021). Bencana longsor susulan menimbun jalan sepanjang 200 meter dari tebing setinggi 20 meter.

Pantauan POSKOTA JABAR di lokasi kejadian longsor yang menimbun ruas jalan alternatif provinsi penghubung antara empat daerah di Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran sampai sekarang tidak bisa dilalui kendaraan secara total. Karena, beberapa titik sepanjang lokasi terdapat 5 longsor menibun jalan.

Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Nuraedidin mengatakan, intensitas hujan yang tinggi sejak beberapa hari telah menyebabkan longsor susulan dan menimbun jalan penghubung Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran dan Banjar. Namun, saat ini alat berat sudah menuju lokasi untuk membuang material karena sebelumnya para petugas gabungan menggunakan peralatan tradisional.

"Panjang longsoran sekarang sepanjang 200 meter dan lokasi paling parah di perbatasan penghubung antar wilayah. Akan tetapi, para petugas memang telah berupaya membuang material tapi tidak maksimal dilakukan karena ketebalan tanah mencapai 5 meter dan untuk sekarang dibantu menurunkan alat berat agar proses pembukaan jalur bisa kembali dilalui," katanya, Rabu (03/02/2021).

 

"Memang hujan yang terjadi tidak hanya banjir, longsor, pergerakan tanah dan angin kencang tapi Kabupaten Tasikmalaya peringat kedua banyaknya bencana. Akan tetapi, masyarakat harus tetap waspada dan mengingatkan agar petugas terus melakukan edukasi supaya tak terjadi korban jiwa apalagi dengan kondisi ini sudah ada dua orang telah meninggal dunia," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Cineam Polresta Tasikmalaya, AKP Semiyono mengatakan, intensitas hujan yang tinggi menyebabkan ruas jalan alternatif Provinsi kembali tertimbun material longsor dan jalan tersebut sebagai penghubung antar wilayah di Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran menuju arah Langkaplancar tidak bisa dilalui kendaraan dan sekarang jalan secepatnya bisa kembali dibuka setelah alat berat diturunkan.


"Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat akan terjadi hujan lebat, sedang dan ringan yang disertai dengan petir dan angin kencang. Bencana longsor di wilayah Tasikmalaya memang sekarang cukup tinggi apalagi lokasinya berada di perbukitan dan lokasinya sangat jauh terutama jalannya sempit hingga sepanjang jalan ini terdapat 5 titik longsor," paparnya.(Kris)



Editor: Suherlan
    Bagikan: