Dua Kecamatan di Kabupaten Pangandaran Terancam Banjir Jika Tanggul Besar Citanduy Jebol

Jawa Barat —Rabu, 3 Feb 2021 20:43
    Bagikan:  
Dua Kecamatan di Kabupaten Pangandaran Terancam Banjir Jika Tanggul Besar Citanduy Jebol
Warga setempat saat menunjukan tangul besar sungai Citanduy yang nyaris jebolndan mengancam pemukiman rumah warga di Dua Kecamatan (foto: dry)
POSKOTAJABAR,PANGANDARAN
Tanggul Sungai Citanduy yang berada di blok Kedungkamin, Dusun Yasaratu, Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat nyaris jebol.

Kondisi tersebut lantaran tanggul Sungai Citanduy tidak kuat menahan debit air yang terus meninggi akibat derasnya curah hujan yang mengguyur wilayah Pangandaran dan sekitarnya.

Dari pantauan POSKOTAJABAR, saat ini air sungai Citanduy dalam kondisi surut, maka terlihat sekitar tanggul besar sungai Citanduy selus 20 meter dalam kondisi amblas lantaran tergerus air.

Bahkan, sebelumnya pemerintah setempat bersama warga sudah beberapa kali memperbaiki tanggul tersebut. Namun, karena tidak kuat menahan debit air yang besar dan gerusan air secara menerus berdampak tanggul tersebut tetap longsor.

Salah Seorang warga Dusun Yasaratu, Desa Kertajaya,  Ayo (55) mengatakan, sudah beberapa kali tanggul tersebut diperbaiki, namun tetap tidak kuat menahan debit air sungai.

"Mungkin sudah sampai 4 kali tanggul ini diperbaiki. Namun masih  saja terjadi longsor," ujarnya kepada POSKOTAJABAR, Rabu (03/02/2021).

Kata dia, apabila tanggul besar Sungai Citanduy itu sampai jebol, maka tiga desa yang berada di dua Kecamatan terancam akan terendam banjir.

"Ketiga Desa itu diantaranya Desa Kertajaya, Maruyungsari dan Desa Paledah," tuturnya.

BACA JUGA : Kombes Gadungan Menipu Calon Polwan Hingga Rp 1,7 Miliar


Dia berharap, pemerintah melalui dinas terkait secepatnya dapat memperbaiki tanggul tersebut. Terlebih lagi saat ini musim hujan terus menerus mengguyur wilayah Kabupaten Pangandaran.

"Kami khawatir ketika hujan terus menerus air sungai membesar dan mengakibatkan tanggul ini jebol," ucapnya panik.

Hal senada juga dikatakan warga Paledah, Wawan (60) mengaku,  jika tanggul sungai Citanduy sampai jebol maka yang terkena dampak pemukiman penduduk.

"Pemukiman warga saat ini terancam banjir jika tanggul tersebut jebol. Apalagi kalau hujan terus menerus turun, saat ini di area pesawahan saja sudah seperti danau," pungkasnya. (dry)


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait