Pemkot Bandung Siap Vaksinasi Pedagang Pasar Tradisional, APPSI Belum Mendapat Informasi

Jawa Barat —Kamis, 4 Feb 2021 06:20
    Bagikan:  
Pemkot Bandung Siap Vaksinasi Pedagang Pasar Tradisional, APPSI Belum Mendapat Informasi
Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana. (fot:aris)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menyasar pedagang pasar tradisional untuk divaksinasi setelah tenaga kesehatan rampung disuntik vaksin Covid-19. Pemkot Bandung merespons positif hal tersebut.

Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, Pemkot Bandung siap melaksanakan kegiatan vaksinasi bagi pedagang pasar tradisional.

"Kita ikut saja, kalau tadi target pelayanan publik disampaikan dirjen termasuk pedagang pasar selain TNI, Polri, PNS itu pada dasarnya siap saja," ujarnya kepada wartawan di Balai Kota, Bandung, Rabu (03/02/2021).

Yana menjelaskan, Pemkot Bandung masih belum mengetahui prosedur teknis kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi para pedagang. Namun, diperkirakan kegiatan vaksinasi Covid-19 langsung dilaksanakan di pasar tradisional.

"Mau tahu teknisnya kita yang cari datanya baru kita ajukan, minta berapa. Atau dari sana nih ada 50 ribu sok diatur atau mereka minta data kita ajuin. Kita gak tahu dikasihnya berapa," paparnya.

BACA JUGA : Sebanyak 11 Juta Dosis Vaksin Dari Sinovac Tiba di Bandara Soekarno-Hatta


Yana menambahkan, vaksinasi Covid-19 dilakukan kepada pedagang pasar pasca tenaga kesehatan (nakes) sebab interaksi masyarakat lebih banyak di pasar. Memastikan akan segera membahas hal tersebut bersama Dinas Kesehatan.


"Kelihatan, kita mobile datang ke sana ke pasar, udah terukur di pasar A, targetnya berapa, petugas bisa datang. Menurut dirjen memungkinkan dilakukan mobile," tandasnya.


BACA JUGA : Warga Negara Indonesia Termasuk Dalam Daftar yang Tidak Boleh Masuk ke Arab Saudi


Ketua DPW Asosiasi Pengurus Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Jabar Nandang Sudrajat mengatakan, secara resmi pihaknya belum mendapatkan informasi tersebut.

"Kalau dari sisi prinsip dasar pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19, kami sambut baik. Tapi harus ada sosialisasi yang masif dan terintegrasi supaya ada penyadaran karena informasi tentang vaksin ini masih simpang siur di masyarakat," ujarnya, Rabu, (03/02/2021). (Aris)

BACA JUGA : Bareskrim Polri Menangkap Wanita WN Inggris, Istri Jaringan Teroris Asep Ahmad Setiawan

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait